Virus Corona di Jakarta
Warga Sumedang Positif Corona dan Meninggal Sehari Setelah Pulang Berdagang dari Jakarta
Sebanyak 92 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia. Sedangkan pasien yang masih dalam perawatan sejumlah 3 orang.
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Seorang pedagang yang biasa berjualan di Jakarta meninggal dunia karena terinfeksi virus corona.
Pedagang berinisial E sempat sakit saat sampai ke Sumedang dari Jakarta.
E pun dinyatakan meninggal dalam kondisi positif Covid-19.
Sakit
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri menjelaskan, E biasanya memang berdagang di ibu kota.
Kemudian, ia memutuskan pulang dari Jakarta ke Paseh, Sumedang.
Namun, E merasakan sakit setibanya di rumah.
"Setiba di rumahnya, E jatuh sakit hingga pada Senin (7/9/2020) dini hari sekitar pukul 04.45 WIB, E dibawa ke RSUD Sumedang," ujar Iwa kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (8/9/2020).
Dinyatakan positif, hanya sehari di RS dan meninggal
Pagi harinya di hari yang sama, E menjalani tes swab untuk memastikan kondisi.
Rupanya E diketahui positif Covid-19 setelah hasil tes keluar pada Senin siang.
Hanya berselang beberapa jam usai dinyatakan positif, E meninggal dunia.
"Senin petang pukul 18.30 WIB, nyawa E tak tertolong. Jenazahnya kemudian dimakamkan oleh petugas pemulasaraan jenazah khusus pasien Covid-19," tutur Iwa.
Minta warga waspada
Iwa meminta peristiwa ini dijadikan pelajaran.
"Kepada warga kami tak henti mengingatkan, Sumedang belum aman dari Covid-19," kata dia.
Sedangkan mengacu data, ada 97 kasus warga terkonfirmasi posittif di Sumedang.
Sebanyak 92 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia. Sedangkan pasien yang masih dalam perawatan sejumlah 3 orang. (Kompas.com/Aam Aminullah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Biasa Berjualan di Jakarta, Pedagang Meninggal karena Covid-19"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/foto-rsud-sumedang.jpg)