500 Warga Kota Tasikmalaya Siap Swab Test, Jika Alat Swab Test Bantuan BNPB Sudah Oke
Jika alat swab test bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah bisa digunakan,
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR. ID TASIKMALAYA - Jika alat swab test bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah bisa digunakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya siap menggelar swab test, termasuk untuk warga kota sebanyak 500 orang.
"Setelah alat swab test bisa digunakan, kami akan langsung melakukan swab test massal. Termasuk akan mengundang sebanyak 500 warga untuk dikutsertakan," kata Kepala Dinkes Kota, Uus Supangat, Minggu (30/8).
Untuk waktu dan tempat, lanjut Uus, sudah ditentukan oleh Dinkes. "Sisanya akan kami laksanakan di tempat-tempat keramaian, seperti perkantoran, sekolah, pesantren dan lainnya," ujarnya.
• Selama Pandemi Covid-19, Penarikan PBB di Sumedang Mandeg, Ekonomi Warga Nyungsep
Uus mengungkapkan, pelaksanaan swab test di Kota Tasikmalaya masih jauh dari target sesuai Permenkes dan arahan WHO. Yakni satu persen dari total jumlah penduduk.
"Jumlah penduduk di Kota Tasikmalaya sekitar 750 ribu jiwa. Berarti sedikitnya 7.000 warga harus melaksanakan swab test. Tapi saat ini baru 2.000 warga," kata Uus.
Kendala lamanya proses swab test di Kota Tasikmalaya karena hingga saat ini tidak memiliki alat swab test sendiri.
• 5 Pasangan yang Diusung Gerindra dalam Pilkada Serentak di Jabar, 3 di Antaranya Koalisi dengan PDIP
"Dengan adanya bantuan alat swab test dari BNPB, bisa dipastikan swab test massal akan jauh lebih cepat, karena hasilnya bisa sehari diketahui," ujar Uus.