Menelisik Sejarah Keberadaan Benteng Belanda di Gunung Putri
Saat menyambangi lokasi benteng yang berjarak dari puncak Gunung Bintang sekitar 500 meter beberapa tembok benteng sudah tertutup oleh tanah.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kabupaten Bandung Barat menyimpan aset aset benteng peninggalan Jaman Kolonial Belanda yang sarat akan sejarahnya.
Satu peninggalan yang menunjukkan betapa kuatnya Belanda menguasai Indonesia yakni keberadaan benteng Belanda yang terletak di Gunung Putri, Kabupaten Bandung Barat. ( benteng Belanda di Gunung Putri )
Keberadaannya yang berada di dalam hutan Gunung Putri, benteng peninggalan Belanda itu nampak terbengkelai, kumuh dan usang namun masih kokoh meskipun sudah dipenuhi dengan rumput ilalang.
Saat menyambangi lokasi benteng yang berjarak dari puncak Gunung Bintang sekitar 500 meter beberapa tembok benteng sudah tertutup oleh tanah.
Dari depan Benteng Belanda terdapat sebuah menyerupai gapura atau pintu masuk untuk memasuki sebuah ruangan kosong yang memiliki dua pintu dan dua jendala.
Dari sisi kanan kiri pada gapura itu terdapat sebuah anak tangga, yang kondisinya sudah agak sedikit hancur di beberapa anak tangganya itu.
Saat mencoba memasuki sebuah ruangan kosong itu terdapat sebuah sekat tembok di dalam ruangan tersebut yang sudah banyak coretan ulah tangan jahil memiliki luas sekitar 3x4 meter.
Untuk bagian atas benteng, yang sudah tertutup oleh tanah terdapat sebuah tugu bertuliskan "Tugu Perjuangan Tradisi Belanegara" yang diresmikan pada 11 September 2015.
Sedikit bergeser dari tugu, terdapat sebuah bangunan mirip sumur yang memiliki panjang kurang lebih 3 sampai 4 meter, namun sumur mirip sebuah cerobong itu terlihat menyambung ke ruangan lain.
Dari bangunan cerobong itu, menyusur lagi terdapat lagi sebuah bangunan yang kosong sebanyak dua buah serta terdapat jalan kecil atau jalan tikus yang dibatasi oleh tembok yang mengelilingi semua benteng tersebut.
Sejarah mengengai kebaradaan Benteng Belanda itu, Tribun Jabar berkesempatan mendapatkan dari cerita warga sekitar bernama Abah Undang yang sudah berusia hampir satu abad, yang berumur 95 tahun.
Ditemui agak jauh dari Benteng Belanda, disebuah warung disekitar Gunung Putri itu, menceritakan sepengetahuannya mengenai keberadaan Benteng Belanda tersebut.
Sepengetahuannya keberadaan Benteng Belanda itu sudah ada sejak tahun 1912 yang dibangun oleh Belanda sebagai benteng pertahanan tentara Belanda.
Menurut keterangan Abah Undang, letak benteng Belanda itu menghadap ke arah Cikole.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/benteng-belanda-yang-terletak-di-gunung-putri-kabupaten-bandung-barat.jpg)