Pegawai KPK Dites Swab Setelah 14 Orang Positif Covid-19, Pastikan Penanganan Kasus Tetap Jalan
Guna meminimalisasi penyebaran Covid-19, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar tes swab PCR kepada pegawai.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Guna meminimalisasi penyebaran Covid-19, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar tes swab PCR kepada pegawai, termasuk pegawai di Direktorat Penyidikan Kedeputian Penindakan KPK, Kamis (27/8/2020).
Pelaksanaan tes swab ini dilakukan melalui Poliklinik KPK dan RSPAD Gatot Subroto, di Gedung Juang KPK, Jakarta.
Plt Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, mengatakan, hal ini dilakukan guna mendeteksi ada tidaknya Covid-19 di lingkungan KPK.
"Dan memastikan aktivitas kerja penanganan perkara tindak pidana korupsi tetap berjalan. Mengingat ada batasan waktu sebagaimana tersebut di dalam ketentuan UU," kata Ali lewat keterangan tertulis, Kamis (27/8/2020).
Ali mengatakan, berdasarkan tes swab yang dilakukan BBTLKPP Kemenkes terhadap berapa pegawai dan tahanan, ditemukan sejumlah orang positif Covid-19.
Perrinciannya, 9 pegawai dari beberapa unit direktorat di KPK, 4 orang nonpegawai, dan satu orang tahanan.
Namun demikian, saat ini telah dilakukan isolasi mandiri dan tindakan medis lanjutan, bekerja sama dengan puskesmas sekitar kediaman para pegawai yang terpapar, untuk proses pemulihan terhadap para pegawai tersebut.
"Sedangkan untuk tahanan telah dilakukan isolasi dan perawatan di RS Polri," jelas Ali.
Ali mengatakan, KPK juga telah kembali melakukan penyemprotan disinfektan di ruang kerja pada direktorat penyidikan, ruang kerja lainnya di Gedung Merah Putih KPK, dan Gedung ACLC KPK.
"Serta memastikan protokol kesehatan tetap dipatuhi oleh seluruh pegawai KPK," papar Ali.
Jumlah pasien Covid-19 di Indonesia bertambah 2.306 orang, per Rabu (26/8/2020).
Sehingga, hari ini total ada 160.165 kasus positif.
Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 2.542 orang, sehingga total pasien sembuh ada 115.409 orang.
Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 86 orang, sehingga total ada 6.944 pasien Covid-19 yang meninggal.
• Tidak Tergerus Refocusing Covid-19, Program Renovasi Rutilahu di Jabar Tetap Jalan
• 2.686 Istri di Kabupaten Sukabumi Ingin Menjadi Janda dalam 7 Bulan Tahun Ini
Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 26 Agustus 2020, dikutip dari laman covid19.go.id:
DKI JAKARTA
Jumlah Kasus: 35.453 (21.8%)
JAWA TIMUR
Jumlah Kasus: 31.329 (19.7%)
JAWA TENGAH
Jumlah Kasus: 12.973 (8.1%)
SULAWESI SELATAN
Jumlah Kasus: 11.638 (7.5%)
JAWA BARAT
Jumlah Kasus: 9.848 (6.0%)
KALIMANTAN SELATAN
Jumlah Kasus: 7.974 (5.1%)
SUMATERA UTARA
Jumlah Kasus: 6.437 (4.0%)
BALI
Jumlah Kasus: 4.726 (2.9%)
SUMATERA SELATAN
Jumlah Kasus: 4.223 (2.7%)
PAPUA
Jumlah Kasus: 3.686 (2.3%)
SULAWESI UTARA
Jumlah Kasus: 3.613 (2.3%)
KALIMANTAN TIMUR
Jumlah Kasus: 3.420 (2.0%)
BANTEN
Jumlah Kasus: 2.666 (1.7%)
NUSA TENGGARA BARAT
Jumlah Kasus: 2.641 (1.7%)
KALIMANTAN TENGAH
Jumlah Kasus: 2.446 (1.6%)
GORONTALO
Jumlah Kasus: 1.970 (1.3%)
SUMATERA BARAT
Jumlah Kasus: 1.823 (1.1%)
MALUKU UTARA
Jumlah Kasus: 1.809 (1.2%)
MALUKU
Jumlah Kasus: 1.748 (1.1%)
SULAWESI TENGGARA
Jumlah Kasus: 1.402 (0.9%)
RIAU
Jumlah Kasus: 1.361 (0.8%)
ACEH
Jumlah Kasus: 1.291 (0.8%)
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Jumlah Kasus: 1.264 (0.8%)
KEPULAUAN RIAU
Jumlah Kasus: 775 (0.5%)
PAPUA BARAT
Jumlah Kasus: 711 (0.4%)
KALIMANTAN BARAT
Jumlah Kasus: 605 (0.4%)
LAMPUNG
Jumlah Kasus: 371 (0.2%)
SULAWESI BARAT
Jumlah Kasus: 362 (0.2%)
KALIMANTAN UTARA
Jumlah Kasus: 361 (0.2%)
BENGKULU
Jumlah Kasus: 303 (0.2%)
JAMBI
Jumlah Kasus: 289 (0.2%)
SULAWESI TENGAH
Jumlah Kasus: 239 (0.2%)
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Jumlah Kasus: 235 (0.1%)
NUSA TENGGARA TIMUR
Jumlah Kasus: 173 (0.1%).
(*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul 9 Pegawai, 4 Non Pegawai, dan 1 Tahanan KPK Positif Covid-19, Penanganan Kasus Korupsi Tetap Jalan