Breaking News:

Pangdam dan Kapolda Datang Sendiri, Gubernur Ditemani Istri, Memulai Uji Klinis Vaksin Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Pangdam/III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
tribunjabar/syarif abdussalam
Pangdam dan Kapolda Datang Sendiri, Gubernur Ditemani Istri, Memulai Uji Klinis Vaksin Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Pangdam/III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi memulai rangkaian sebagai relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Selasa (25/8/2020).

Pangdam dan Kapolda datang lebih dulu ke Puskesmas Garuda, kemudian Gubernur sampai di puskesmas pukul 13.00, ditemani Atalia Praratya.

Mereka disambut para petugas puskesmas dan tim penguji vaksin dari Universitas Padjadjaran, kemudian masuk ke puskesmas untuk menjalani kunjungan pertama atau Visit 0.

"Saya, Pak Pangdam, dan Pak Kapolda Akan memulai serangkaian proses tes uji vaksin, sebagai relawan. Kami dengar ada beberapa tahap, kita akan memulai di tahap satu," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini di Markas Kodam III/Siliwangi, satu jam sebelum mendatangi Puskesmas Garuda.

Warga 3 Kabupaten di Jabar Ini Paling Banyak Tak Pakai Masker, Total Terjadi 575.393 Pelanggaran

Emil mengatakan ia memutuskan menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19 sebagai upaya bela negara dan juga upaya memerangi Covid-19 dengan cara memastikan keefektivan vaksin tersebut.

"Mudah-mudahan dengan kami ikut, sehingga kami bisa menjawab semua pertanyaan, karena kami bagian dari proses tes vaksin secara langsung, kalau berhasil seperti apa, kalau kurang seperti apa. Sehingga masyarakat percayakan pada Gugus Tugas Provinsi, bahwa penanganan melalui vaksin ini betul-betul kami lalui dan rasakan sendiri," katanya.

Emil mengatakan ia termasuk Pangdam dan Kapolda telah mempersiapkan kesehatannya untun menjadi relawan tersebut.

VIDEO Truk Pengangkut Susu Rem Blong di Turunan Nagreg, Dua Mobil Terguling dan Tiang Listrik Roboh

"Saya pribadi mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Sudah seminggu terakhir menjaga makan, menjaga tidur, olah raga dan lain-lain, mudah-mudahan dalam kondisi yang terbaik pada saat melakukan pengetesan. Demikian juga dengan Pangdam dan Kapolda," katanya.

Sebelumnya hal tersebut dikatakannya juga saat menerima kunjungan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Prakasa dan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang masuk dalam Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), di Gedung Sate, Jumat (21/8).

"Kami bertiga terjadwal di tanggal 25 ya, tanggal 25 itu hari Selasa, jadi hari Selasa mohon izin Pak Kasad, Pak Wakapolri, kami akan menjadi relawan di sana bersama masyarakat, dan dilakukan penyuntikan vaksin," katanya dalam kesempatan tersebut.

Gubernur yang akrab disapa Emil ini memohon doa dari Kasad dan Wakapolri, serta masyarakat, supaya proses tersebut berjalan dengan lancar tanpa kendala. Hal ini menurutnya adalah sebuah upaya bela negara untuk mengatasi masalah Covid-19.

"Doakan lancar, karena kalau ada reaksi-reaksi ya kami harus bertanggung jawab dan juga menjadi kesaksian. Tapi sampai hari ini dari ratusan sudah, alhamdulillah lancar," katanya.

Zumi Zola Resmi Duda, Dulu Aktor Ternama, dari Kelurga Terpandang hingga Tercoreng Kasus Gratifikasi

Emil mengapresiasi pernyatakan Kasad yang menyatakan pemberian vaksin ini membutuhkan relawan-relawan dari TNI dan Polri supaya pemberian vaksin kepada masyarakat secara massal tidak harus menunggu proses satu tahun, tapi bisa hanya sampai tiga bulan, dengan adanya keterlibatan TNI dan Polri.

"Kami, khususnya saya, Pak Kapolda, Pak Pangdam, akan menjadi relawan minggu depan. Dan kalau Desember lancar, maka Januari sudah bisa diproduksi vaksinnya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved