Breaking News:

Kisah Haru Indah Jadi Anak Asuh Polsek Rajapolah, Menangis di Pojok Kelas, Dengar Nasihat Kapolsek

Cerita haru awal mula Indah menjadi anak asuh Polsek Rajapolah, Tasikmalaya.

tribunjabar/firman suryaman
Kapolsek Rajapolah, AKP Dede Darmawan, akan memasangkan masker sebelum pelaksanaan belajar daring di halaman Mapolsek, Senin (24/8) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Suasana haru mewarnai awal mula Indah Hamidah (13), siswi kelas VII SMP Negeri 2 Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, dijadikan anak asuh pihak Polsek Rajapolah.

Kapolsek Rajapolah, Polresta Tasikmalaya, AKP Dede Darmawan, mengatakan, Indah Hamidah dijadikan anak asuh berawal ketika ia menjadi pembicara pada kegiatan perkenalan siswa baru kelas VII SMP Negeri 2 Rajapolah, bulan lalu.

"Saat itu saya memberi wejangan kepada para siswa baru agar tetap giat belajar walau sedang dalam suasana pandemi Covid-19," kata Dede Darmawan, Selasa (25/8).

Dede pun menasihati anak-anak untuk selalu berbakti kepada orangtua.

Ia menggambarkan panjang lebar bagaimana perjuangan orang tua membesarkan dan mendidik anak-anaknya tanpa pamrih.

"Setelah saya bicara seperti itu, saya melihat seorang siswi yang duduk di pojok belakang seperti menangis. Ia telihat selalu menyeka air matanya," ujar Kapolsek.

Penasaran dengan anak perempuan tersebut, seusai acara Dede memerintahkan anggota untuk berbicara dengannya.

"Saat itulah diketahui bahwa anak yang tak lain adalah Indah ternyata sudah tak memiliki lagi orang tua alias yatim piatu. Ia mengaku tak bisa menahan kesedihannya setelah menyimak nasihat saya," ujar Dede.

Mengetahui kondisi Indah seperti itu, Dede lantas memutuskan Indah menjadi anak asuh Polsek Rajapolah.

Halaman
123
Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved