PSGC Ciamis Pulangkan Dua Pemain Setelah Ditahan Imbang Majalengka All Star
PSGC Ciamis belum benar-benar menemukan pemain yang dinginkan setelah menjalani dua pekan masa seleksi.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – PSGC Ciamis belum benar-benar menemukan pemain yang dinginkan setelah menjalani dua pekan masa seleksi. Seleksi itu untuk mencari pemain yang akan dipakai untuk bertarung di Liga 3 2020.
Dua minggu masa seleksi dan dua kali laga uji coba belum membuahkan hasil yang memuaskan.
Pada laga uji coba di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (22/8/2020) sore, PSGC ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya, Majalengka All Star.
Banyak peluang yang tidak bisa dikonversi jadi gol oleh pemain seleksi PSGC pada laga uji coba tersebut.
“Finishing touch masih lemah,” ujar asisten pelatih PSGC, Dicky Jong kepada Tribun.
Pertandingan uji coba lawan Majalengka All Star di Stadion Galuh Ciamis, menurut Jong, untuk melihat kualitas pemain seleksi.
Tujuanya agar tim bisa secepatnya dibentuk.
“Evaluasi sudah ada dari head coach. Kini fokusnya mencari pemain di posisi yang masih kurang,” katanya.
• Pol Espargaro Start Pertama di MotoGP Styria, di Sini Posisi Valentino Rossi Setelah Terjatuh
Yang pasti, menurut Jong, seusai laga uji coba lawan Majalengka All Star tersebut ada dua pemain seleksi yang dipulangkan.
Mereka adalah Ismail (wing) eks PSCS Cilacap dan Dejan (bek) eks PersikotaTanggerang.
Ismail baru datang di Ciamis pada Jumat (21/8). Artinya, dia hanya sehari menjalani latihan.
• Sepeda Motor Diparkir di Belakang Rumah di Baleendah Digondol Maling, Awalnya Disangka Candaan
“Mudah-mudahan besok datang satu orang lagi untuk ikut seleksi. Posisinya stoper asal Solo, eks PSCS Cilacap,” ujar Jong.
Pelatih PSGC, Heri Rafni Kotari, mengakui tim belum berkembang sesuai keinginan.
“Lemahnya tidak hanya di-finishing touch, tapi di semua lini. Masih perlu waktu untuk memanggil sejumlah pemain lagi. Seleksi terus berjalan, ada pemain yang datang dan yang pergi,” ujar Heri Rafni Kotari.
• Api Malahab Gedung Kejaksaan Agung RI, Mulai Muncul Pukul 19.10 WIB
Dibandingkan dengan laga uji coba lawan tim Task Fers Sabtu (15/8/2020), PSGC cenderung mendapat perlawanan dari Majalengka All Star.
“Tiap seminggu masa seleksi ditutup dengan satu laga uji coba. Tujuannya untuk mengecek kemampuan teknik dan skill pemain,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pemain-seleksi-psgc-ciamis-putih-saat-beruji-coba-menghadap-majalengka-all-star.jpg)