Rabu, 29 April 2026

Duka Ibu Muda yang Kehilangan Bayinya, Ketuban Sudah Pecah Tak Ditangani, RS Minta Hasil Rapid Test

Seorang ibu yang hendak melahirkan diminta hasil rapid test. Padahal ketuban sudah pecah dan keluar banyak darah. Sang bayi akhirnya meninggal dunia.

Editor: taufik ismail
Kompas.com/Fitri R
I Gusti Ayu Arianti(23), warga Lingkungan Pajang, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, mengaku kecewa karena lambannya penanganan pihak RSAD Wira Bhakti Kota Mataram, yang memintanya rapid tes saat hendak melahirkan. 

Petugas kami menjelaskan, karena yang bersangkutan pasien umum, rapid test-nya berbayar, tapi kalau yang gratis di Puskesmas dan RSUD Kota Mataram, kita sampaikan begitu dan tidak ada masalah, akhirnya dia ke puskesmas, dari puskesmas kemudian memilih ke Rumah Sakit Permata Hati," ujarnya.

INNALILLAHI, Ustadz Insan Mokoginta, Pembimbing Roger Danuarta, Meninggal Sedang Salat, Doa Mengalir

Pertamina Pastikan Siap Penuhi BBM dan LPG di Libur Panjang dan Cuti Bersama

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tangis Arianti Pecah, Bayinya Meninggal, Terlambat Ditangani karena Harus Rapid Test Covid-19".

Sumber: Kompas
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved