Kamis, 23 April 2026

Virus Corona di Jabar

CATAT, Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Jabar Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Selasa 25 Agustus 2020

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Pangdam/III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kapolda Jabar

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
jabarprov.go.id
Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Prakasa bertemu Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (21/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Pangdam/III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi akan menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19, Selasa (25/8/2020).

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat menerima kunjungan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang masuk dalam Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), di Gedung Sate, Jumat (21/8).

"Kami bertiga terjadwal di tanggal 25 ya, tanggal 25 itu hari Selasa, jadi hari Selasa mohon izin Pak Kasad, Pak Wakapolri, kami akan menjadi relawan di sana bersama masyarakat, dan dilakukan penyuntikan vaksin," katanya dalam kesempatan tersebut.

Gubernur yang akrab disapa Emil ini memohon doa dari Kasad dan Wakapolri, serta masyarakat, supaya proses tersebut berjalan dengan lancar tanpa kendala. Hal ini menurutnya adalah sebuah upaya bela negara untuk mengatasi masalah Covid-19.

Pengantin, Keluarga Pengantin, hingga Juru Rias Pesta Pernikahan di Pangandaran Positif Covid-19

"Doakan lancar, karena kalau ada reaksi-reaksi ya kami harus bertanggung jawab dan juga menjadi kesaksian. Tapi sampai hari ini dari ratusan sudah, alhamdulillah lancar," katanya.

Emil mengapresiasi pernyatakan Kasad yang menyatakan pemberian vaksin ini membutuhkan relawan-relawan dari TNI dan Polri supaya pemberian vaksin kepada masyarakat secara massal tidak harus menunggu proses satu tahun, tapi bisa hanya sampai tiga bulan, dengan adanya keterlibatan TNI dan Polri.

"Kami, khususnya saya, Pak Kapolda, Pak Pangdam, akan menjadi relawan minggu depan. Dan kalau Desember lancar, maka Januari sudah bisa diproduksi vaksinnya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Emil menyatakan tingkat pengetesan swab untuk Covid-19 di Jawa Barat sudah mencapai 189 ribu.

Hanya saja, jumlah itu sangat kecil jika ditinjau dari presentase dengan penduduk yang sekira 50 juta jiwa. Emil pun meminta bantuan alat PCR kepada Kasad dan Wakapolri.

"Pengetesan sudah tertinggi kedua setelah Jakarta. Namun karena sering dilihatnya harus pakai persentase, maka karena penduduknya besar, 50 juta, presentase kami terlihat masih kurang maksimal. Sehingga kami memohon kepada beliau-beliau untuk memberikan dukungan PCR dalam bentuk barangnya atau anggaran agar kami bisa mengetes," katanya.

Geoffrey Castillion Sudah Latihan Bersama Persib Bandung, Terbantu Cuaca Panas di Belanda

Pengetesan ini, katanya, bisa melalui lembaga-lembaga swasta yang menyediakan pengujian tersebut karena kapasitas laboratorium pemerintah yang berjumlah 20 laboratorium, kapasitasnya sudah maksimal di angka 15.000 sampai 20.000 per minggu, padahal idealnya 40.000 pengujian per minggu.

Dalam rangka membangkitkan perekonomian, Emil memastikan seluruh lini ekonomi sudah dibuka dengan syarat menggunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan sebagai kebijakan. Namun, sejauh ini tingkat kedisiplinannya masih 50 persen.

Untuk itu, ia pun meminta pihak TNI dan Polri ikut membantu mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Per minggu ini, katanya, denda masker akan diberlakukan.

Emil juga menyampaikan bahwa di Jawa Barat kini terdapat 12 daerah yang masuk zona oranye atau daerah risiko sedang penyebaran Covid-19, sebanyak 14 daerah masuk zona kuning atau risiko rendah, dan 1 zona merah atau kawasan risiko tinggi, Kota Depok.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved