Kota Bekasi Akan Berlakukan Karantina Wilayah Setelah Kasus Covid-19 Melonjak Sejak Akhir Juli
Karantina wilayah di tingkat RW akan dibelakukan Pemerintah Kota BekasiHal itu dilakukan menyusul adanya peningkatan kasus positif corono atau Covid.
Rahmat mengungkapkan pihaknya bakal melakukan pengecekan massal berupa rapid test maupun swab test PCR ke wilayah sekitar yang terdapat klaster keluarga.
Langkah ini dilakukan untuk melakukan pemetaan dan pendeteksian tingkat penyebaran klaster keluarga di sekitar lingkungan.
"Minggu depan dilakukan rapid kepada 155 keluarga tapi bukan di RW itu, di sebelahnya kita ingin mencari apakah ada dampak nggak disebelahnya," beber dia.
Rahmat melanjutkan jika hasil rapid test ke lingkungan sekitar terdapat kasus positif corona, artinya klaster keluarga ini sudah menjadi penyebaran transmisi yang luar biasa.
"Maka kita mau cek untuk melihat perkembangan-perkembangan transmisi keluarga ini," ucapnya.
Terjadinya peningkatkan kasus karena klaster keluarga, Rahmat menyebut penyebabnya karena protokol kesehatan jarang diterapkan ketika di dalam rumah.
Padahal, harus tetap diterapkan jika ada keluarga datang bertamu seperti jaga jarak dan memakai masker.
"Karena transmisinya ini kan sekarang seolah-olah pada saat kita lepas menjadi adaptasi baru itu semua seolah-olah menganggap tidak ada lagi. Nah ini kita kan engga tahu ya, apakah ada virus atau membawa virus," ungkap dia.
Rahmat juga mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti standar protokol kesehatan sesampainya di rumah seusai beraktivitas di luar.
Standar itu mulai mencuci tangan dan mengganti pakaian yang telah dipakai keluar rumah.
"Itu sudah harusnya jadi standar, masuk cuci tangan semua, baju ganti, mandi, dan sepatu jangan dimasukin, taruh di luar," terang dia.
Atas kondisi peningkatan itu, Rahmat bakal kembali memberlakukan karantina wilayah dengan menyiapkan RW siaga.
Pihaknya bekerja sama dengan Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507 Kota Bekasi untuk bersama-sama kembali meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di masyarakat.
"Sekarang ini adalah dalam rangka isolasi seperti awal, mandiri di RW, makanya kita dorong itu. Harus digalakkan kembali, termasuk di kantor juga kita sudah melakukan pengurangan," ucapnya.
• Persikabo 1973 Tertarik Jadikan Persib Bandung Lawan Uji Coba dalam Persiapan Menghadapi Liga 1 2020
Update kasus Covid-19 nasional
Jumlah pasien Covid-19 di DKI Jakarta tembus 30.465 orang pada Selasa (18/8/2020), setelah dapat tambahan 513 pasien baru.
Ini adalah jumlah kasus positif terbanyak dari 34 provinsi di Indonesia, disusul Jawa Timur (28.551), Jawa Tengah (11.793), dan Sulawesi Selatan (11.187).