Jumat, 10 April 2026

Uu Ruzhanul Ulum: Pondok Pesantren Punya Peran Lahirkan Generasi Unggul

Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, Kang Uu berharap masjid menjadi tempat untuk memupuk nasionalisme dan cinta tanah air

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yuliantoro
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulim saat meletakkan batu pertama dalam peresmian masjid, Sabtu (15/8/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al Azhar di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Sabtu (15/8/2020).

Dalam sambutannya, Kang Uu mengatakan bahwa masjid merupakan pusat peradaban yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat Jabar.

"Kami disamping memperjuangkan juara dalam bidang lahir, juga dalam bidang batin atau keagamaan. Segala sesuatu bisa berhasil, sukses, dan juara, jika ada sarana dan prasaranannya. Masjid adalah salah satu sarana untuk peningkatan keimanan dan ketakwaan dalam wujudkan Jabar Juara Lahir Batin," kata Kang Uu melalui siaran persnya.

Edwin Senjaya Terpilih Sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bandung Secara Aklamasi, Periode 2020-2025.

Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, Kang Uu berharap masjid menjadi tempat untuk memupuk nasionalisme dan cinta tanah air masyarakat Jabar.

"Saya ingin persatuan dan kesatuan diperkuat lagi. Tingkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme sebagai bangsa Indonesia, cinta tanah air," ucapnya.

Usai meletakkan batu pertama pembangunan masjid Al Azhar, Kang Uu menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan p
Pondok pesantren (ponpes) Daarul Falah Cipicung, Kabupaten Kuningan.

Kang Uu mengatakan, ponpes memiliki peran penting dalam melahirkan generasi berakhlak mulia.

Maka itu, ia mengucapkan terimakasih kepada kiai yang menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang unggul.

Agustusan Unik di Lembur Pakuan, Lomba Membuat Opak, Kembali ke Tradisi Jaga Ketahanan Pangan

"Hatur nuhun kepada para kiai dan ulama yang sudah membantu pemerintah. Saya berharap pondok pesantren di Jabar terus maju dan santrinya makin banyak.

Para orang tua, saya himbau masukan anak-anak ke sekolah, ke pesantren. Jangan sampai anak usia 17 tahun tidak melakukan aktivitas belajar mengajar," jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved