Breaking News:

Rencana Bantuan Pemerintah untuk Pekerja yang Bergaji di Bawah Rp 5 Juta Diapresiasi Kaum Buruh

Adanya bantuan bagi para pekerja ini ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual

Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi 

TRIBUNJABAR.ID - Rencana Presiden Joko Widodo untuk memberikan bantuan stimulus bagi para pegawai swasta yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta selama enam bulan mendapat apresiasi dari kaum buruh.

Ketua DPD Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Jawa Barat, Muhamad Sidarta, mengatakan bila rencana tersebut terealisasikan, tentunya menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah situasi sulit dampak pandemi Covid-19.

"Kalau ini benar dan valid tentu kami harus memberikan apresiasi yang baik dan ini berita menggembirakan bagi kaum buruh, karena pada masa pandemi Covid-19 ini banyak perusahaan yang melakukan PHK dan merumahkan buruhnya dengan alasan Covid-19 tidak mampu membayar pesangon dan upah saat merumahkan buruhnya," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (5/8/2020).

Manchester City Datangkan Nathan Ake dari Bournemouth, Kontraknya Rp 782 Miliar

Ia berharap bantuan tersebut dapat direalisasikan dalam bentuk uang tunai yang bisa diambil langsung di kantor pos seperti halnya bantuan langsung tunai.

"Semoga batuan ini benar-bermanfaat dan Covid-19 cepat berlalu, sehingga perekonomian Indonesia kembali pulih," ujarnya.

Adanya bantuan bagi para pekerja ini ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8), seperti dikutip dari Kompas.com.

Mantan Pemain Manchester United Memprediksi Chelsea Bakal Kesulitan di Liga Champions

"Pemerintah sedang kaji untuk menyiapkan pemberian bantuan gaji kepada 13 juta pekerja yang memiliki upah di bawah Rp 5 juta," kata Sri. Untuk merealisasikan rencana tersebut, kata Sri, anggaran belanja yang dibutuhkan akan mencapai Rp 31,2 triliun.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Arief Syarifudin, mengaku belum mengetahui bagaimana teknis pemberian bantuan ini.

"Namun, tentu saja kami sangat mendukung," ujarnya melalui telepon.

Hal senada dikatakan Sekdis Disnaker Kota Bandung, Lusi Lesminingwati. Ia mengatakan jika rencana bantuan ada, Disnaker akan melakukan intentarisasi pegawai agar bantuan itu tepat sasaran.

IPM Indramayu yang Rendah Jadi Sorotan Balon yang Satu Ini, Aspirasi Masyarakat Pun Terus Ditampung

Di Kota Bandung, ujarnya, terdapat 7.558 perusahaan, tapi yang memberikan laporan hanya 3.035. Jumlah tenaga kerja di perusahaan yang melapor sebanyak 204.612 orang, terdiri dari 142.865 laki-laki dan 61.647 perempuan.

(Cipta Permana/Tiah SM)

Penulis: Cipta Permana
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved