Breaking News:

Simpang Cileunyi Masih Padat Hingga Malam Ini, Antrean di Exit Tol Cileunyi sampai 2 Km

Menurut Erik, peningkatan voleme kendaraan terjadi mulai pukul pukul 15.30, sampai malam hari ini.

lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
Kepadatan di simpang Cileunyi di H-1 Idul Adha, akibat meningkatnya kendaraan pemudik yang mengarah ke Sumedang, Garut, Tasik dan lainnya, Kamis (30/7/2020) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terjadi kepadatan di simpang Cileunyi di H-1 Idul Adha, akibat meningkatnya kendaraan pemudik yang mengarah ke Sumedang, Garut, Tasik dan lainnya, Kamis (30/7/2020) malam.

Menurut Kasatlantas Polresta Bandung, Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Raden Erik Bangun Prakasa, peningkataan arus lalaulintas ini terpantau karena libur Idul Adha mulai dari jalur Cikopo, Karawang dan masuk ke Exit tol Cileunyi ini terjadi kepadatan di H-1 Idul Adha ini.

"Ini sudah kami antisipasi bersama jajaran Polda Jabar, untuk mengurai di exit tol Cileunyi, hingga mengarah ke jalur timur seperti Limbangan, Garut, Tasikmalaya, sumedang dan lainnya," ujar

Menurut Erik, peningkatan voleme kendaraan terjadi mulai pukul pukul 15.30, sampai malam hari ini.

"Kepadatan di simpang Cileunyi akibat ada penyempitan jalan, bottelneck, di proyek pengerjaan Tol Cisumdawu yang belum selesai (kini) dalam proses pengerjaan," kata Erik.

Memang di simpang Cilenyi terjadi penumpukan baik kendaraan roda dua atau roda empat karena ada penyempitan jalan.

Namun setelah melewati Simpang Cileunyi, yang mengarah ke Rancaekek, Cicalengka, menuju Garut, Tasik dan lainnya relatif lancar.

"Paling panjang antrean di Exit Tol Cileunyi, mencapai sekitar 2 kilometer," ujar dia.

Erik mengaku, pihaknya, berusaha maksimal melakukan rekayasa lalulintas sehingga malam ini pun sudah terurai.

"Mudah-mudahan sampai dengan selesainya Idul Adha tidak ada kendala lagi," katanya.

Erik mengimbau, kini masih dalam pandemi Covid 19, dan ini bukan waktu yang tepat untuk uforia bersenang-senang, harus tetap waspada bila ada penyebaran Covid 19.

"Kami harapkan untuk masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tetap tinggal di ruamha saja," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved