Karyawan Positif Covid-19, Bupati Langsung Kaji Terkait Penutupan Asia Plaza Sumedang
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir lakukan kajian epidemiologi terkait penutupan Asia Plaza Sumedang setelah adanya satu karyawan positif Covid-19
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir langsung melakukan kajian epidemiologi terkait penutupan Asia Plaza Sumedang setelah adanya satu karyawan yang positif Covid-19 dari hasil swab test.
Karyawan yang bekerja sebagai admin parkir itu merupakan seorang laki-laki berusia 29 tahun, warga Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.
Saat ini, dia sudah diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.
• Karyawan Asia Plaza Sumedang Positif Covid-19, Bupati Minta Tracing di Tempat Kerja dan Keluarga
"Berkaitan dengan Asia Plaza ini, apakah harus ditutup sebagian atau ditutup semuanya selama 14 hari. Ini lagi dikaji oleh tim epidemiologi," ujarnya saat ditemui di Kompleks Pemakaman Pasarean Gede, Selasa (21/7/2020) petang.
Terkait penutupan Asia Plaza Sumedang itu, kata Dony, tidak bisa dilakukan penutupan begitu saja karena harus dilihat dari hasil kajian ahlinya, baik dari ahli penyebaran penyakit, maupun ahli kesehatan masyarakat.
"Tetap harus dilihat dari sisi ahlinya, sebelum kami membuat sebuah kebijakan. Tapi yang jelas dengan adanya tambahan positif ini saya mengajak warga untuk lebih waspada lagi," kata Dony.
• Sultan Sepuh XIV Meninggal Dunia Saat Menjalani Perawatan di RS Santosa Bandung
Sementara General Manager Asia Plaza Sumedang, Buddy Indrasakti belum bisa memastikan terkait penutupan itu, meskupun ada satu orang karyawan yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19.
"Belum tahu, tapi kalau melihat dari persentase (penyebaran) kan kecil sekali ya dan saat ini masih di tracing oleh Dinas Kesehatan bahwa yang bersangkutan itu terpaparnya darimana," ujar Buddy saat dihubungi Tribun Jabar.
Buddy memastikan karyawan Asia Plaza yang lainnya akan aman karena untuk yang bersangkutan atau karyawan yang positif Covid-19 itu, aktivitasnya tidak mobile kemana-mana.
"Saat ini kami tetap melakukan protokol kesehatan sesuai dengan arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tak-hanya-dangdut-bupati-sumedang-sebut-live-musik-hingga-kuda-renggong-pun-boleh-tampil.jpg)