Virus Corona di Jabar
Gubernur Ridwan Kamil Langsung Jawab Interupsi DPRD Jabar, Beberkan Penanganan Covid-19 di Jabar
Ada yang berbeda dengan Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jabar, Senin (20/7) malam. Hujan interupsi dari sejumlah anggota dewan terjadi
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ada yang berbeda dengan Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jabar, Senin (20/7/2020) malam.
Selain agenda utama berupa penyampaikan jawaban atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Jabar terhadap Pertanggung-jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019, Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun memaparkan progres penanganan Covid-19 di Jabar.
Sebelumnya saat penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat paripurna pada siang harinya, hujan interupsi dari sejumlah anggota dewan terjadi.
Para anggota dewan meminta Gubernur Jabar memaparkan juga progres penanganan Covid-19 di Jabar karena banyaknya warga yang menanyakan hal tersebut kepada mereka.
• Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 JUGA DIBUBARKAN, Berlaku Mulai 20 Juli
Akhirnya, gubernur pun benar-benar menjawabnya pada rapat malam harinya di hadapan para anggota dewan, bersamaan dengan agenda utama.
Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan dalam menanggulangi Covid-19 di Jabar, intenaitas keseriusannya tak akan berkurang sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan.
Bentuk kewaspadaan Jabar terlihat dari konsistensi tes masif. Berdasarkan data PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar) pada Senin (20/7) malam WIB, swab test yang telah dilakukan sebanyak 105.184 sampel.
Sementara rapid test sebanyak 223.976 sampel. Total tes masif di Jabar mencapai 329.160 sampel.
“Sampai vaksin ditemukan kami tidak akan mengurangi kewaspadaan, kuncinya adalah pengetesan sebanyak-banyaknya dan semasif-masifnya,” kata Emil seusai menyampaikan jawaban atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Jabar terhadap Pertanggung-jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD Jabar.
“Jadi, kalau dari sisi epidemiologi, kita Jabar masuk kategori terkendali. Dari sisi ekonomi juga sudah mulai bergerak,” tuturnya.
• Vaksin Covid-19 Asal China Sudah Sampai di Indonesia, Diserahkan ke Bio Farma untuk Uji Klinis
Emil mengatakan, pihaknya intens dan konsisten memperbaiki distribusi bantuan sosial (bansos) provinsi.
Menurut ia, masukan dari masyarakat maupun anggota DPRD selalu menjadi pertimbangan pihaknya dalam menyempurnakan pendistribusian, termasuk pendataan penerima bansos provinsi.
“Dari sisi bansos akan kami terus perbaiki dinamika-dinamika yang terjadi. Masukan dari bawah, kami akan tampung dan kami akan catat, termasuk malam ini (masukan dari anggota DPRD Jabar), sehingga apa yang sudah kita sepakati bisa dirasakan manfaatnya sebaik-baiknya untuk masyarakat,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Emil mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan kepada pimpinan dan anggota DPRD Jabar atas masukan terhadap substansi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaan 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ridwan-kamil-senin-2072020-malam.jpg)