Guru SD Dirudakpaksa Lalu Dibunuh, Pelaku Ditangkap, Ternyata Tetangga
Penemuan jasad guru SD di ember yang menghebohkan masyarakat Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan t
Penulis: Tatang Suherman | Editor: Tatang Suherman
TRIBUNJABAR.ID, PALEMBANG
Penemuan jasad guru SD di ember yang menghebohkan masyarakat Desa Marga Rahayu, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan terungkap. Korban dibunuh tetangganya bernama Ardiansyah. Pelaku sudah ditangkap polisi
Diketahui, guru SD itu sempat dirudapaksa kemudian dibunuh. Ja jasad guru SD itu diikat dan dimasukkan ke ember.
Sebelum pelaku merudapaksa dan membunuh guru SD itu, pelaku lebih dulu nonton film dewasa dan sempat mengintip korban mandi.
Berikut ini kronologi guru SD dirudapaksa dan dibunuh, yakni Efriza Yuniar alias Yuyun, oleh seorang pria atas nama Ardiansyah warga Jalur V Marga Rahayu Marga Telang Banyuasin tega membunuh Efriza Yuniar.
Berdasarkan pengakuan tersangka, pelaku setelah menonton film porno langsung menuju ke rumah korban.
Tersangka kemudian masuk rumah korban dan menunggu korban di samping kulkas dekat kamar mandi.
"Setelah korban keluar dari kamar mandi, korban kemudian dicekik lehernya dengan menggunakan kedua tangan lalu pingsan.
Tersangka kemudian membawa korban ke ruang tamu, lalu korban diperkosa diruang tamu," ujar Kapolres Banyuasin Danny Ardiantara Sianipar SIk
Mengetahui korban berontak dan teriak meminta tolong, tersangka kemudian menyumpal mulut korban dengan menggunakan ikat rambut yang terbuat dari kain.
Tak sampai disitu saja, tersangka juga mengikat leher korban dengan menggunakan sabuk warna coklat dan charger HP.
Kemudian mengikat tangan korban dengan menggunakan tali rapia untuk memastikan bahwa korban sudah meninggal dunia.
Pada saat ditangkap oleh tim puma tersangka tidak melakukan perlawanan. "Ketika dilakukan penggeledahan didapati HP milik korban merk Vivo dan Nokia terdapat dalam saku celananya," kata Kapolres
Saat diamankan, tersangka langsung mengakui bahwa dirinya yang telah membunuh korban.
Setelah korban tak bernyawa, korban diseret oleh tersangka menggunakan sprei dan dimasukkan ke dalam ember warna hijau dan diikat sprei tersebut dengan menggunakan tali rapia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/guru-sd.jpg)