Breaking News:

Kasus Korupsi

Uang Korupsi RTH Kota Bandung Diduga Sebagian Dibayarkan Untuk Kerugian Negara Kasus Korupsi Bansos

Dugaan korupsi pada proyek pengadaan ruang terbuka hijau ‎(RTH) Kota Bandung berkorelasi dengan tindak pidana korupsi bansos Kota Bandung

Tribunjabar.id/Mega Nugraha
Sidang kasus korupsi RTH Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG-Dugaan korupsi pada proyek pengadaan ruang terbuka hijau ‎(RTH) Kota Bandung berkorelasi dengan tindak pidana korupsi bansos Kota Bandung satu dekade lalu.

Kasus bansos Kota Bandung‎ merugikan negara Rp 9,4 miliar. Kemudian, kasus itu berkembang jadi kasus suap hakim melibatkan Edi Siswadi Sekda Kota Bandung, Dada Rosada selaku Walikota Bandung saat itu.

"Kaitannta, kerugian negara dalam kasus korupsi Bansos Kota Bandung itu diduga dibayar menggunakan uang korupsi RTH Kota Bandung," ujar jaksa KPK,Chaerudin usai persidangan kasus dugaan korupsi RTH Kota Bandung, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin (6/7/2020).

Mantan Kapten Timnas U-19 Hadiahi Kekasih Mobil Rp 1 Miliar. Inilah Jawaban Sang Kekasih!

Dalam persidangan kasus RTH, melibatkan terdakwa Herry Nurhayat mantan Kepala DPKAD Kota Bandung.

Lalu dua terdakwa lagi, Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet, mantan Anggota DPRD Kota Bandung. Kerugian negara dalam kasus RTH Kota Bandung yakni Rp 63 miliar.

Salah satu terpidana korupsi Bansos Kota Bandung, Havid Kurnia turut jadi saksi di kasus RTH. Hakim Basari Budhi Pardiyanto awalnya menanyakan soal kasus bansos kepada Havid dan menanyakan soal kewajiban dirinya mengganti uang kerugian negara.

"Saya harus membayar kerugian negara Rp 300 juta. Tapi saya tidak pernah merasa membayarkan uang itu, saya juga kaget tiba-tiba saya sudah membayar uang Rp 300 juta," ujar Havid.

Ganti rugi kerugian negara Rp 9,4 miliar itu harus ditanggung oleh tujuh terdakwa. Untuk Havid, harus membayar Rp 300 juta.

"Yang membayar pemerintah instansi tempat saudara bekerja, tapi kok anda tidak tahu siapa yang membayar, sumbernya dari mana," ujar Basari.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved