Golkar Jabar Belum Resmi Usung "Jagoan" untuk 8 Pilkada, Bagaimana Nasib Istri Dadang Naser?

Menurut Ade Barkah, Golkar mempertimbangkan banyak hal untuk menentukan bakal calon di Pilkada

tribunjabar/ferri amiril mukminin
Ketua DPD I Partai Golkar Jabar Ade Barkah Surahman 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Ketua DPD Golkar Jabar, Ade Barkah, mengatakan partainya belum resmi mengusung satu pun figur untuk maju di delapan Pilkada di Jabar.

Delapan daerah di Jabar yang menggelar pilkada itu adalah Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Depok.

"Semua masih dalam tahap pengkajian," ujar Ade Barkah saat dihubungi via ponselnya, Jumat (3/6).

Ia juga membantah Kurnia Agustina, istri Bupati Bandung Dadang Naser, sudah diusung Golkar.

"Keputusan secara resmi belum ada untuk Pilkada Kabupaten Bandung," ujarnya. Ade menyebut Kurnia satu dari empat figur yang dipertimbangkan Golkar.

Tiga figur lain adalah Dadang Supriatna, Deding Ishaq dan Yoga Santosa.

Ketua P2TP2A Kabupaten Bandung, Kurnia Agustina
Ketua P2TP2A Kabupaten Bandung, Kurnia Agustina (lutfi ahmad mauludin/tribun jabar)

Istri Bupati Bandung, Kurnia Agustina Naser Dapat Rekomendasi Maju Jadi Calon Bupati dari Golkar

Tingkatkan Partisipasi Warga dalam Pilkada 2020, KPU Kabupaten Tasikmalaya Andalkan Sosdiklih

Pada Selasa lalu (30/6/2020), Wakil Ketua 1 DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar, menyatakan mendapat kabar lisan bahwa Kurnia mendapat rekomendasi Golkar.

"Dari kabar yang kami terima, sudah diketuk palu bahwa rekomendasi calon bupati dari Partai Golkar adalah Ibu Kurnia Agustina," ujarnya di Sekretariat DPD Partai Golkar.

Menurut Ade Barkah, Golkar mempertimbangkan banyak hal untuk menentukan bakal calon, termasuk soal elektabilitas dan popularitas.

Golkar Jabar, ucapnya, menyiapkan sejumlah skenario strategis untuk menghadapi pilkada serentak di 7 kabupaten dan 1 kota di Jabar, pada 9 Desember 2020.

"Diperlukan strategi khusus menghadapi pilkada serentak saat pandemi Covid-19. Ini bukan perkara mudah karena kita sudah masuk adaptasi kebiasaan baru (AKB)," kata Ade melalui ponsel, Jumat (3/7/2020).

Ia pun optimistis semua strategi Golkar akan berjalan sesuai rencana. Ketua DPRD Provinsi Jabar itu mengatakan Golkar harus menang dengan cara-cara terhormat sekaligus menghadirkan solusi untuk mengatasi berbagai masalah akibat pandemi Covid-19.

Ilustrasi Pilkada Serentak 2020
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 (Ilustrasi Ari Ruhiyat)

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Peluncuran Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Digelar Semi-virtual

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Bawaslu Kabupaten Bandung Waspadai Terjadinya Politik Uang

"Partai Golkar tak boleh menghalalkan segala cara. Kemenangan Golkar harus disertai dengan berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan bangsa. Golkar harus menjadi solusi bagi rakyat dan bangsa," ujarnya.

Strategi khusus yang disiapkan Golkar Jabar, ucapnya, mesinergikan strategi pemenangan dan program solusi bagi kebutuhan masyarakat, khususnya selama masa AKB pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved