Ini 5 Titik Rawan Kebakaran Hutan di Sumedang, Ada Juga di Kawasan Wisata

Ini lima titik rawan kebakaran hutan di Sumedang. Ada juga di kawasan wisata.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Ini 5 Titik Rawan Kebakaran Hutan di Sumedang, Ada Juga di Kawasan Wisata
ISTIMEWA
Gunung Tampomas terbakar Selasa malam (22/10/2019).

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mencatat ada lima lokasi titik rawan kebakaran hutan di daerah Sumedang.

Lokasi itu berada di daerah pegunungan tapi dekat dengan permukiman warga.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Sumedang titik rawan kebakaran hutan itu yakni daerah Toga, Gunung Tampomas, Gunung Geulis, dan Tahura Gunung Kunci. Sehingga, 5 titik yang paling diwaspadai selama musim kemarau.

Kepala BPBD Kabupaten Sumedang, Ayi Rusmana mengatakan, daerah titik rawan kebakaran hutan tersebut merupakan daerah pegunungan yang terdapat area hutan, terutama yang terdapat ilalang.

"Intinya, daerah titik rawan kebakaran saat musim kemarau itu daerah yang ada hutannya saja seperti daerah Toga, Gunung Tampomas, Gunung Geulis, dan Tahura Gunung Kunci," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (30/6/2020).

Daerah titik rawan kebakaran hutan tersebut karena kerap digunakan masyarakat untuk beraktifitas, sehingga penyebab kebakarannya didominasi kelalaian manusia, seperti melakukan pembakaran dan membuang pentung rokok sembarangan.

"Makanya salah satu antisipasinya kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berkepentingan di sekitar hutan," kata Ayi.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sumedang, pada musim kemarau tahun 2019 lalu, jumlah kebakaran hutan dan lahan mencapai 91 kali kejadian, sehingga berkaca pada tahun lalu, BPBD bakal melakukan pencegahan sedini mungkin.

"Iya betul penyebabnya rata-rata kelalaian manusia karena tingkat kesadarannya (mencegah kebakaran hutan) sejauh ini masih kurang," ucapnya.

BPBD Sumedang Waspadai Kebakaran Hutan Saat Musim Kemarau, Tahun Lalu Ada 91 Kejadian

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved