Biar Gak Ricuh, Komisi III DPRD dan Disdik Kota Cirebon Matangkan Persiapan PPDB SMP

Komisi III DPRD Kota Cirebon dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mematangkan persiapan Penerimaan

tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Komisi III DPRD dan Disdik Kota Cirebon Matangkan Persiapan PPDB SMP 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Komisi III DPRD Kota Cirebon dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mematangkan persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kota Cirebon.

Rapat pemantapan PPDB yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah, tersebut berlangsung di DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (30/6/2020).

Fokus pembahasan dalam rapat itu ialah tentang upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kota Cirebon, khususnya mengenai pemerataan kualitas setiap sekolah. Selain itu ini juga bentuk antisipasi agar PPDB SMP tidak ricuh.

Dalam rapat itu, Kepala Disdik Kota Cirebon, Irawan Wahyono, menyampaikan PPDB merupakan momen strategis yang harus disukseskan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Menyusuri Terowongan Sasaksaat yang Berusia 118 Tahun, Hubungkan Jalur Kereta Api Bandung-Jakarta

"Di tengah pandemi ini PPDB tingkat SMP di Kota Cirebon harus sukses," kata Irawan Wahyono.

Selain PPDB, menurut dia, momen tahun ajaran baru 2020 juga harus sukses.

Namun, Irawan memperkirakan kegiatan belajar mengajar masih menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (PPJ).

Pasalnya, hingga kini belum ada aturan untuk menyelenggarakan pendidikan secara normal.

"Kemungkinan siswa belajar di rumah hingga Desember 2020, tapi jika situasi memungkinkan maka bulan depan pembelajaran langsung di kelas sudah dibuka," ujar Irawan Wahyono.

Air Mata Buruh Tani Lanjut Usia Itu Menetes, Terharu Diajak Belanja ke Supermarket oleh Dedi Mulyadi

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah, berpesan agar Disdik Kota Cirebon memastikan seluruh peserta didik baru dapat mengakses materi pelajaran melalui PJJ itu.

Selain itu, pihaknya juga meminta Disdik Kota Cirebon menyiapkan alternatif lain untuk PJJ mengingat tidak semua siswa mempunyai ponsel pintar yang biasanya digunakan dalam metode pembelajaran semacam itu.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved