Breaking News:

Jokowi Ingatkan Kelakukan Institusi Jenderal Idham Aziz, Bilang ke Mahfud MD Polisi Jangan Sensi

Presiden Jokowi mulai tidak nyaman dengan tindakan institusi Polri yang terlalu sensitif menanggapi omongan masyarakat. Humor di medsos ditangkap.

Kolase Tribun Jabar (Kompas.com dan Kompas TV)
Kapolri Idham Azis sudah dilantik Jokowi, naik pangkat jadi Jenderal Polisi. 

TRIBUN-JABAR.ID - Presiden Jokowi mulai tidak nyaman dengan tindakan institusi Polri yang terlalu sensitif menanggapi omongan masyarakat.

Melalui Menkopolhukuam Mahfud MD, Jokowi meminta Polri yang kini dipegang Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk lebih selektif dalam menangani masalah pelanggaran hukum.

Tidak selalu guyonan atau hoaks kecil di masyarakat, lalu ada penindakan dan penangkapan.

//

Sepertinya Presiden Jokowi mulai risih dengan banyak  pemberitaan tentang warga yang ditangkap aparat karena melempar hoaks atau humor di sosial media

Terbaru kemarin soal warga yang diamankan polisi karena memposting Humor ala Gus Dur tentang 3 Polisi Jujur

Jokowi Minta Jatim Turunkan Laju Penularan Corona dalam 2 Pekan, Singgung Kerjasama di Surabaya Raya

Ini nyatanya menjadi perhatian serius Jokowi hingga sampai menitip pesan untuk disampaikan ke publik

Pesan tersebut intinya meminta aparat jangan terlalu sensitif dalam menanggapi aspirasi di masyarakat.

Mahfud MD juga mengingatkan aparat tak usah terlalu menaggapi hoaks-hoaks ringan.

Mahfud MD mengungkapkan pesan tersebut disampaikan Jokowi kepadanya, ketika berbincang dengannya beberapa waktu lalu.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved