Selasa, 21 April 2026

China Bangun Jalan dan Bendung Sungai di Lembah Galwan, Beberapa Hari Sebelum Bentrok dengan India

Perbatasan itu tidak jelas patokannya dan kerap disengketakan antara kedua negara bersenjata nuklir tersebut.

Editor: Ravianto
PLANET LABS INC via REUTERS
Gambar satelit yang diambil di Lembah Galwan di Ladakh, India, pada 16 Juni 2020. 

TRIBUNJABAR.ID, NEW DELHI - Ada peningkatan aktivitas sebelum terjadi bentrok antara tentara India melawan tentara Cina sejak seminggu sebelumnya.

Hal itu terpantau oleh satelit.

Di hari-hari menjelang bentrokan, tentara Cina terlihat membawa serangkaian alat-alat, membuat jalan setapak ke lereng gunung Himalaya, dan mungkin termasuk membendung sungai.

India mengatakan 20 tentaranya tewas di tangan tentara Cina pada Senin (15/6/2020), di saat komandan tertinggi telah sepakat untuk meredakan ketegangan di Garis Kontrol Aktual (LAC).

Perbatasan itu tidak jelas patokannya dan kerap disengketakan antara kedua negara bersenjata nuklir tersebut.

Alat pukul berpaku dari besi yang diduga digunakan tentara Cina untuk menghajar tentara India dalam peperangan di perbatasan
Alat pukul berpaku dari besi yang diduga digunakan tentara Cina untuk menghajar tentara India dalam peperangan di perbatasan (daily mail)

Perbatasan China-India sepanjang 4.056 kilometer (km) itu dilalui gletser, hamparan salju, dan sungai-sungai di barat lalu pegunungan berhutan lebat di timur.

Lembah Galwan adalah daerah gersang dan curam, tapi banyak prajurit dikerahkan ke sana.

Sebab, wilayah itu dianggap penting lantaran mengarah ke Aksai Chin, dataran tinggi yang disengketakan dan diklaim oleh India tapi dikendalikan Cina. 

Foto-foto satelit yang diperoleh Reuters ini didapat dari Planet Labs, yang memiliki spesialisasi dalam menangkap pencitraan planet Bumi.

 Kabar Baik Datang Lagi dari Kota Cimahi, 54 Orang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Pantauan satelit menunjukkan adanya aktivitas mengubah lanskap lembah dengan pelebaran jalan, dan membuat jalur penyeberangan sungai, kata seorang pakar.

Gambar-gambar itu menunjukkan adanya mesin-mesin di sepanjang pegunungan gersang tersebut dan di Sungai Galwan.

"Melihatnya di Planet (Labs), sepertinya Cina sedang membangun jalan di lembah dan mungkin membendung sungai," kata Jeffrey Lewis pakar Asia Timur di Institut Studi Internasional Middlebury California.

 Fortuner Pecah Ban di Lingkar Selatan Kota Sukabumi Bikin Dua Mobil Lain dan Warung Rusak Parah

"Ada puluhan kendaraan di kedua sisi (LAC) - meski tampaknya yang terbanyak di sisi Cina. Saya menghitung 30 hingga 40 kendaraan India dan lebih dari 100 kendaraan di sisi Cina."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian, mengatakan, dia tidak mengetahui secara spesifik apa yang terjadi di lapangan, tetapi menegaskan bahwa tentara India telah menyeberangi perbatasan dalam beberapa hari terakhir dan harus mundur.

Bentrokan ini adalah yang terburuk sejak 1967.

 Pencuri Gentayangan di Ujungberung, Sepeda Motor Raib Tanpa Jejak

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved