Pegawai Hotel di Cianjur Dipukul
Polisi Masih Akan Periksa Dua Saksi Terkait Insiden Pemukulan Staf Restoran Le Eminence
Kapolsek Pacet, Kompol Suhartono, mengatakan, pihaknya dijadwalkan memeriksa dua terduga pelaku pemukulan dan anggota DPRD Jawa Barat.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kapolsek Pacet, Kompol Suhartono, mengatakan, pihaknya dijadwalkan memeriksa dua terduga pelaku pemukulan dan anggota DPRD Jawa Barat, Kamis (18/6/2020).
Agenda lain adalah memeriksa dua saksi lagi.
Mengenai status dua orang yang diperiksa, dia mengatakan masih terlapor.
"Dari keterangan dua orang yang kami undang ke polsek, upaya mendekati Hotel Le Eminence sudah dilakukan," kata Suhartono.
Ia mengatakan, belum bisa menentukan yang dilakukan U, apakah memenuhi unsur atau tidak karena masih menunggu hasil visum.
"Ada bukti atau tidak, yang dilaporkan sementara ini satu orang," katanya.
Kapolsek mendapat keterangan dari anggota dewan, bahwa anggota dewan tersebut memarahi sopirnya karena tak membawa masker.
"Dari keterangan sopir, kejadian dilakukan secara spontanitas," katanya.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun di lingkungan Polsek Pacet, pemukul staf restoran Le Eminence ini berinisial I berumur sekitar 45 tahun.
• Lapas di Jabar Banyak yang Over Kapasitas, Lapas IIA Bekasi Dihuni 1.380 Orang, Kapasitas 470 Orang
Ia juga diketahui sebagai sopir dan ajudan anggota DPRD Jabar.
Ia diduga disuruh anggota DPRD Jabar untuk memukul setelah anggota DPRD Jabar tersebut ditegur karena tak memakai masker saat masuk ke area restoran.
• Minuman Boba Lagi Hits di Cicalengka, Xiexie Boba Tawarkan Harga Murah Kualitas Premium
Korban GE sempat mengelak namun pelipis kirinya sempat terkena pukulan. Adegan sang sopir yang merangkap ajudan dewan ini sempat terekam kamera CCTV di area restoran hotel. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kapolsek-pacet-kompol-suhartono.jpg)