Rabu, 13 Mei 2026

Kebun Binatang Bandung Siapkan Protokol Kesehatan Ketat Agar Dapat Segera Kembali Beroperasi

Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo Garden menjadi salah satu tempat wisata outdoor di Kota Bandung yang sedang mempersiapkan protokol kesehatan

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Dedy Herdiana
tribunjabar/ery chandra
ILUSTRASI: Dua jerapah asal Afrika di Kebun Binatang Bandung, Sabtu (7/3/2020). Kebun Binatang Bandung Siapkan Protokol Kesehatan Ketat Agar Dapat Kembali Beroperasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo Garden menjadi salah satu tempat wisata outdoor di Kota Bandung yang sedang mempersiapkan protokol kesehatan agar dapat kembali beroperasi.

Pemerintah Kota Bandung sebelumnya sempat melakukan peninjauan ke tiga tempat wisata outdoor yakni Taman Lalu Lintas, kolam renang Karang Setra dan Kebun Binatang Bandung.

Hasilnya, ketiga tempat wisata outdoor itu dinyatakan belum memenuhi standar protokol kesehatan yang ketat dan tidak diizinkan beroperasi.

Soal Dibukanya Kembali 3 Tempat Wisata di Kota Bandung, Pemkot Tunggu Kesiapan Pengelola Lakukan Ini

Humas Kebun Binatang Bandung, Sulhan Syafii mengakui, saat tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Bandung melakukan peninjuan, pihaknya memang belum siap dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Jadi sebenarnya waktu peninjauan itu memang masih banyak yang belum siap, wastafel belum, kita itu akan buat wastafel itu di 16 titik minimal, sekarang itu lagi dikerjakan, ada beberapa yang sudah beres," ujar Sulhan, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (18/6/2020).

Selain wastafel, pihaknya juga akan memasang hand sinitizer di 12 titik diarea seluas 14 hektare serta melengkapi semua petugas pelayanan dengan masker, face shield dan sarung tangan.

Cegah Pendatang Bawa Corona, Tim Gugus Tugas dan Polres Purwakarta Rapid Test di Stasiun Purwakarta

"Terus ada pengecekan suhu dipintu masuk, pintu masuk kita jadikan satu di gate 3, biasanyakan ada dua pintu," katanya.

Menurut Sulhan, dengan dibukanya satu pintu masuk, pihaknya akan lebih mudah mengatur jumlah pengunjung, sesuai dengan anjuran pemerintah yang hanya memperbolehkan 30 persen dari kapasitas.

"Jadi kalau sudah 30 persen kita bisa lakukan buka tutup. Tinggal dikontrol dipenjualan tiket saja, karena hanya satu pintu, misalnya sudah 2500 perhari, yang selanjutnya kita stop dulu, tunggu ada yang keluar," ucapnya.

Di dalam area kebun binatang, kata dia, nantinya akan ada petugas yang keliling untuk mengingatkan pengunjung agar tetap menjaga jarak dan menaati protokol kesehatan.

"Semua petugas kita minta untuk mobile, siapapun yang lagi jalan untuk mengingatkan pengunjung agar jaga jarak dan menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved