Anak Punk Ngumpul di Kota Tasikmalaya, Petugas Langsung Cek Suhu, Disemprot Disinfektan dan Dibina

Tim gabungan TNI, Polri, BPBD dan Dishub Kota Tasikmalaya menggerebek kerumunan anak punk yang diduga mabuk di Jalan Brigjen Wasita Kusumah, Rabu

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Petugas memberikan masker kepada anak punk yang kebetulan belum punya. Tim gabungan TNI, Polri, BPBD dan Dishub Kota Tasikmalaya menggerebek kerumunan anak punk yang diduga mabuk di Jalan Brigjen Wasita Kusumah, Rabu (17/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Tim gabungan TNI, Polri, BPBD dan Dishub Kota Tasikmalaya menggerebek kerumunan anak punk yang diduga mabuk di Jalan Brigjen Wasita Kusumah, Rabu (17/6/2020).

Saat petugas Datang ke lokasi, anak-anak punk tampak bergerombol dan diduga tengah mabuk.

Petugas segera meminta mereka bubar dan menasehati agar tidak bergerombol.

PSBB Proporsional di Palabuhanratu, Banyak Warga Keluar Rumah Tanpa Masker dan Tidak Jaga Jarak

Asisten Pelatih Persib Bandung Budiman Sebut Maung Bandug Punya 2 Aset Berharga, Simak Penuturannya

Korea Utara Ledakkan Kantor Penghubung dengan Korea Selatan, Sebelumnya Kim Yo Jong Beri Ancaman

Bahkan petugas menyuruh mereka membuka jaket dan sepatu serta aksesoris untuk disemprot disinfektan. Satu per satu pakaian dan aksesoris dibersihkan petugas. Yang tak memiliki masker diberi petugas.

Petugas juga mengecek suhu anak-anak punk tersebut. Hasilnya tak satu pun suhunya melebihi 37 derajat celcius. Walau hidup di jalanan, mereka pun mengaku mengetahui tentang pandemi Covid-19.

Anak Mabuk Obat dan Sering Bawa Golok di Garut Ngamuk dan Rusak Rumah Ibunya, Juga Rusak Rumah Paman

ILUSTRASI:  orang mengamuk saat mabuk dan bawa senjata tajam
ILUSTRASI: orang mengamuk saat mabuk dan bawa senjata tajam (ist)

"Walau minim alat kesehatan seperti masker, tapi kami juga takut tertular Covid-19. Makanya kami pun selalu menjaga diri sebisa kami," kata salah seorang anak punk yang mengaku senang diperhatikan petugas.

Padal Regu 1 Terminal Indihiang, Iptu Sujarmanto, mengatakan, pihaknya sengaja membubarkan kerumunan anak punk, karena semua kalangan beresiko terpapar Covid-19.

"Begitu melihat mereka berkerumun, langsung kami hampiri dan diberi pembinaan. Bahkan selain cek suhu, pakaian serta aksesoris mereka kami semprot dengan disinfektan. Mereka terlihat senang," ujar Sujarmanto. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved