Breaking News:

PSBB di Jabar Diperpanjang

PSBB Proporsional di Palabuhanratu, Banyak Warga Keluar Rumah Tanpa Masker dan Tidak Jaga Jarak

PSBB Proporsional di Kabupaten Sukabumi ini, merupakan PSBB jilid empat. Meskipun sedang PSBB, masih banyak ditemukan warga yang tidak patuh

Kontributor Kabupaten Sukabumi/M Rizal Jalaludin
Suasana di Kelurahan Palabuhanratu, tepatnya di Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi,masih ditemukan warga tak pakai masker, Rabu (17/6/2020). 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu kelurahan yang masuk kedalam daftar wilayah di Kabupaten Sukabumi, melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional.

PSBB Proporsional di Kabupaten Sukabumi ini, merupakan PSBB jilid empat. Meskipun sedang PSBB, masih banyak ditemukan warga yang tidak mentaati protokol kesehatan.

Seperti menggunakan masker, jaga jarak dan lainnya. Diungkapkan salah seorang warga, Erik (30), ia mengaku tidak mengetahui bahwa PSBB di Palabuhanratu kembali dilaksanakan setelah sebelumnya di PSBB tahap 3 kelurahan Palabuhanratu tidak masuk PSBB.

Dinkes Kabupaten Sukabumi Bantah Kelangkaan ARV Akibat Digunakan untuk Pasien Covid-19

"Gak tahu ya, ini gak pake masker juga sudah biasa," cetusnya.

Sementara itu, Lurah Palabuhanratu Deni Zulfan mengaku, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada warga tentang PSBB tersebut.

Bahwan, pihaknya juga rutin keliling melakukan imbauan agar warga menerapkan protokol kesehatan.

"Kita petugas satgas Covid-19 Kelurahan dan Kecamatan Palabuhanratu beserta stakeholder lainnya, serta RT dan RW, sudah mensosialisasikan kepada warga, baik wawar, imbauan maupun spanduk secara maksimal," kata Deni saat dihubungu Tribunjabar.id melalui pesan singkat, Rabu (17/6/2020).

Menanggapi masih banyaknya warga yang tidak mentaati protokol kesehatan saat beraktivitas diluar rumah.

Ia mengatakan, hal itu kembali kepada kesadaran warga, karena pihaknya sudah mensosialisasikan dan memberikan imbauan.

"Namun kembali kesadaran masyarakat belum benar sadar," ujarnya.* (M Rizal Jalaludin)

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved