Jumat, 8 Mei 2026

Polemik RUU HIP

Ulama dan MUI Tolak RUU HIP Potensi Munculkan PKI, Menteri Mahfud MD Tegas: Komunis Harus Mati

Ulama-ulama Indonesia termasuk organisasi MUI menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). RUU HIP potensi bangkitkan PKI

Tayang:
Editor: Kisdiantoro
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
ILUSTRASI - Ulama-ulama Indonesia termasuk organisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) karena potensi munculkan paham komunias. 

Ulama-ulama Indonesia termasuk organisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP)

Penolakan itu karena RUU HIP berpotensi membangkitkan paham komunis atau PKI di Indonesia

Sebab, MUI menilai kosideran Tap MPRS yang melarang adanya organisasi atau paham komunis di Indonesia tidak disertakan

Mahfud MD, menteri anak buah Jokowi memintah mayarakat untuk ikut mengawal TUU HIP

//

TRIBUNJABAR.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan maklumat terkait dengan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). 

Terkait hal itu, Menko Polhukam Mahfud MD menilai ada pernyataan-pernyataan yang bagus muncul dari kiai-kiai Madura. 

Raul Lemos Bilang Pernah Nangis karena Aurel dan Azriel, Padahal Orang Tua Meninggal Tidak Menangis

Meski tak menyebutkan siapa sosok kiai yang dimaksud, namun kiai-kiai tersebut dikatakan Mahfud menolak bangkitnya komunisme. 

"Sekarang di Indonesia sedang ramai, bahkan ada surat maklumat dari MUI tentang RUU HIP. Nah di Madura muncul pernyataan kiai-kiai yang sangat bagus, pokoknya menolak bangkitnya kembali komunisme," ujar Mahfud, dalam acara Halal Bihalal Keluarga Madura Lintas Provinsi dan Lintas Negara 'Membangun Madura Pasca Pandemi: Perspektif Sosial Budaya & Ekonomi' secara virtual, Sabtu (13/6/2020). 

Mahfud MD mengatakan orang-orang Madura sangat sensitif dengan isu tersebut. Apalagi menurut Mahfud, orang Madura adalah antikomunis. 

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut juga meminta agar semua pihak, khususnya masyarakat Madura untuk mengawal RUU HIP.

"Saya katakan orang Madura MD itu sejak dulu antikomunis. Oleh sebab itu, RUU HIP harus kita kawal, jangan sampai memberi peluang kepada komunis," kata dia. 

"Saya sebagai orang yang duduk di pemerintahan sudah mengatakan bahwa komunisme tidak boleh hidup," tandas Mahfud. 

Sebelumnya diberitakan, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan Dewan Pimpinan MUI Provinsi Se-Indonesia mengeluarkan Maklumat.

Yaitu terkait dengan dengan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).
Di mana DPR tengah membahas RUU HIP dalam panitia kerja. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved