Tak Beroperasi Akibat Covid-19, PO Primajasa Group Pertahankan 5.000 Karyawan dan Tetap Terima Gaji

Tak beroperasi karena wabah corona, Primajasa tetap pertahankan 5.000 karyawannya dan menerima gaji.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Firman Suryaman
H Amir Mahfud alias H Aming, pemilik Primajasa Group. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pemilik PO Primajasa Group, H Amir Mahfud, berupaya terus memenuhi gaji sekitar 5.000 karyawannya di tengah terpuruknya usaha transportasi akibat wabah Covid-19.

"Di tengah terpuruknya usaha transportasi, alhamdulillah kami masih bisa menggaji 5.000 karyawan kami, walau mereka kini menganggur," kata Amir yang akrab dipanggil Aming, dalam konferensi pers di Hotel Mandalawangi, Kota Tasikmalaya, Rabu (3/6/2020).

Aming mengungkapkan, ada dua pilihan sulit dalam menghadapi keterpurukan usaha transportasi akibat dampak wabah Covid-19.

Mengorbankan aset perusahaan atau sumber daya manusia (karyawan).

"Saya putuskan menyelamatkan karyawan dan mengorbankan aset. Bagi saya karyawan lebih penting ketimbang aset. Sudah tidak terhitung tenaga dan keringat mereka ikut membesarkan PO Primajasa Group ini," ujar Aming.

Ia menyebutkan, jumlah armada PO Primajasa Group saat ini sekitar 1.500 unit melayani sejumlah trayek AKAP dan AKDP dengan basis di wilayah provinsi DKI Jakarta, Jabar, dan Banten.

"Dengan mempertahankan karyawan, perusahaan kami juga minimal masih bisa beraktivitas. Termasuk saat ini banyak melakukan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan mutu mereka," ujar Aming.

Ketika situasi sudah normal kembali, tambah Aming, pihaknya sudah siap bergeliat kembali dengan kualitas SDM yang lebih baik.

AKB Diberlakukan di Kota Tasikmalaya, Petugas Gabungan Langsung Kawal Ruang Publik

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved