Kisah Pegawai Salon Rambut dan Kecantikan, Bertahan di Tengah Covid-19 Saat Tempat Kerjanya Ditutup

Salon jadi jenis usaha yang tidak boleh beroperasi selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bandung

TRIBUNJABAR.CO.ID/PUTRI PUSPITA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -‎ Salon jadi jenis usaha yang tidak boleh beroperasi selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bandung yang bergulir sejak 22 April. Akibatnya banyak pegawainya yang dirumahkan.

Saat ini, PSBB tahap 3 atau PSBB proporsional masih berlangung. Hanya saja, pembatasannya tidak seketat pada PSBB tahap 1 dan 2. Meski begitu, pada PSBB tahap 3, sejumlah salon sebagian buka. Namun masih banyak yang belum beroperasi.

"Kebetulan salon tempat saya kerja tutup. Jadi pegawai-pegawainya pada dirumahkan dulu. Saya di rumah terus selama pandemi. Selama di rumah, saya belajar lagi jadi penata rambut, make up, ya upgrade ilmu lah istilahnya,"ujar Abel (29), seorang kapster atau penata rambu di salah satu salon di Kota Bandung, saat dihubungi via ponselnya, Selasa (6/6/2020).

Anggota DPR Ancam Surati Presiden Gara-gara Tindakan Dewas TVRI yang Sudah Direkomendasi Dipecat

Dia akui, selama dua bulan lebih tidak bekerja, nyaris tidak ada pemasukan uang untuk dirinya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lantas, ia pun mengandalkan tabungan.

"Kalau saya sih sudah biasa save money. Jadi selama dua bulan ini mengandalkan tabungan," ujarnya.

Kadang-kadang, ia dihubungi pelanggannya untuk datang langsung ke rumah untuk mengurus rambut pelanggannya. Saat ini, banyak perempuan yang ingin bergegas ke salon mengurus rambut. Dari itu, ia mendapat pemasukan meski tidak setiap hari.

"Kalau saya, beberapa kali dihubungi klien yang sudah kenal. untuk potong rambut atau treatment. Tapi tentu saja pakai standar protokol kesehatan," katanya.

Aksi Protes Kematian George Floyd Tambah Korban dari Kulit Hitam, Tertembak dan Dibiarkan

Saat ini, sebagian salon memang sudah ada yang kembali beroperasi. Banyak kapster yang sudah kembali bekerja. Tentunya, itu jadi hal menggembirakan.

"Tentunya senang ya bisa kembali kerja. Kemarin sebulan lebih enggak kerja. Paling dapat pemasukan kalau ada panggilan treatment atau potong rambut. Selebihnya ya belajar lagi soal salon, soal tata rambut sampai make up," ujar Andriyani (29), kapster di salon di kawasan Sarijadi, via ponselnya.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved