RSUD Sayang Cianjur Masih Merawat 60 Pasien ODP dan PDP, NU Bantu APD untuk Medis
Sebanyak 60 orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) masih dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 Cianjur, RSUD Sayang.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukmininn
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 60 orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) masih dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 Cianjur, RSUD Sayang.
Untuk membantu kelancaran pelayanan, Nahdlatul Ulama memberikan bantuan 80 alat pelindung diri (APD) dan diserahkan langsung ke Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, Ratu Tri Yulia, Selasa (2/6/2020).
"Hingga hari ini kami masih merawat sekitar 60 pasien yang terdiri dari pasien ODP dan PDP," ujar Ratu.
• Ini Ungkapan Sophia Latjuba Atas Kasus yang Menimpa Dwi Sasono, Suaminya di TMG
Ia mengatakan, per hari ini APD untuk medis di RSUD Sayang Cianjur dalam kondisi cukup. Namun ia bersyukur ada bantuan dari NU sebagai persediaan dan cadangan ke depan.
Ketua PCNU Kabupaten Cianjur, Choirul Anam, mengatakan pihaknya tak hanya memberikan bantuan APD untuk menekan laju pertumbuhan covid-19 di Cianjur.
• Harga Jual Burung Merpati Kelas di Kuningan Bisa Tembus Rp 1 Juta, Begini Tips Merawatnya
"Kami terus melakukan bantuan berbagai cara meski Cianjur saat ini zona biru, termasuk penyemprotan disinfektan ke masjid-masjid," katanya.
Ia berharap berbagai upaya bersama dari semua pihak bisa meminimalisasi angka penularan Covid-19 di Cianjur.
• Kabar Baik untuk Penunggak Pajak Kendaraan di Purwakarta, Program Triple Untung Diperpanjang Loh
"Kami semua berupaya dan berusaha sebagai bagian dari ikhtiar, doa dan bermunajat menjadi pendorong agar Allah Swt segera mengabulkan," katanya. (*)