Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Masjid di Cipongkor Bandung Barat, Begini Kondisi Kerusakannya

Longsor yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak sore hingga malam hari.

Istimewa
Longsor di Kampung Cikancana, RT 1/8, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (20/5/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIPONGKOR - Sedikitnya 5 rumah di Kampung Cikancana, RT 1/8, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kerusakan setelah diterjang longsor, pada Rabu (20/5/2020) malam.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak sore hingga malam hari.

Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo, mengatakan, longsor tersebut berasal dari tebing dengan ketinggian kurang lebih 10 meter, kemudian material longsornya menerjang lima rumah dan satu masjid.

Banjir Rob di Indramayu, Tengah Malam Ketinggian Capai 1,2 Meter, 50 KK Desa Eretan Wetan Diungsikan

"Hasil kaji cepat, ada lima rumah terdampak. Satu rumah rusak berat milik Eros. Sedangkan empat rumah milik Usin, Udin, Agus, dan Kimin mengalami rusak ringan. Masjid juga hanya rusak ringan," ujarnya saat di konfirmasi, Kamis (21/5/2020).

Beruntung, akibat kejadian longsor tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi untuk mengantisipasi bahaya longsor susulan dan material rumah yang berjatuhan, sebagian keluarga diungsikan ke tempat yang aman.

"Untuk warga yang rumahnya mengalami rusak berat langsung mengungsi ke kerabatnya dan petugas melakukan assessment lanjutan terkait kerusakan dan potensi bahaya susulan," kata Duddy.

Ruas Jalan Tol Cipularang yang Longsor Sudah Selesai Diperbaiki, Ini Penampakannya

Hingga larut malam petugas BPBD melakukan asesment, tetapi hujan yang masih mengguyur hingga tengah malam ditambah akses yang cukup jauh serta keadaan minim penerangan membuat assessment yang dilakukan petugas mengalami kendala.

"Kesulitannya kita tidak bisa melakukan assessment dengan kondisi gelap dan hujan. Assessment akan dilanjutkan oleh petugas pagi hari," ucapnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved