Ruas Jalan Tol Cipularang yang Longsor Sudah Selesai Diperbaiki, Ini Penampakannya

Sisi ruas Jalan Tol Cipularang, KM 118+600 arah Jakarta, yang bagian tebingnya mengalami longsor sudah selesai diperbaiki.

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Alat sensor robotic yang dipasang PT Jasa Marga di area lereng Tol Cipularang KM 118+600 yang longsor. Foto diambil Jumat (21/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Sisi ruas Jalan Tol Cipularang, KM 118+600 arah Jakarta, yang bagian tebingnya mengalami longsor beberapa bulan yang lalu, saat ini sudah selesai diperbaiki oleh PT Jasa Marga.

Seperti diketahui, longsor dengan ketinggian 15 meter dan lebar 30 meter tersebut menerjang Kampung Hegarmanah RT 2/4, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 11 Februari.

Penampakan sisi Tol Cipularang KM 118+600 setelah diperbaiki.
Penampakan sisi Tol Cipularang KM 118+600 setelah diperbaiki. (ISTIMEWA)

General Manager (GM) PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Pratomo Bimawan Putra, mengatakan, beberapa pengerjaannya meliputi pembersihan cross drain yang tersumbat material longsoran, kemudian pembuatan bak kontrol pada inlet cross drain jalur A.

PPNI Soroti Pelonggaran PSBB di Kota Sukabumi, Dinilai Belum Tepat

"Lalu pemasangan bronjong batu/gabion yang berguna untuk stabilisasi lereng, serta rekonstruksi lereng jalur B dengan timbunan material granular dan slag cement dengan perkuatan borepile dan butress," ujar Pratomo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5/2020).

Sedangkan pengerjaan lining saluran sudah selesai dikerjakan dan terpasang 700 meter untuk jalur arah Bandung, dan 385 meter untuk jalur arah Jakarta.

Penampakan sisi Tol Cipularang KM 118+600 setelah diperbaiki.
Penampakan sisi Tol Cipularang KM 118+600 setelah diperbaiki. (ISTIMEWA)

"Sampai dengan awal Mei 2020, progres penyelesaian telah mencapai 100 persen mencakup sejumlah pengerjaan," katanya.

Untuk saat ini, pihaknya sudah menyelesaikan penanaman rumput vetiver di sisi jalur arah Jakarta untuk mencegah erosi tanah agar tidak terjadi longsor kembali serta melakukan pemasanhan inklinometer untuk monitoring pergerakan tanah.

Gabut karena WFH Pelihara Ikan Dijadikan Solusi, Pedagang Pun Tersenyum

Pihaknya juga memastikan, selama proses penanganan dampak longsor ini, lalu lintas di Jalan Tol Cipularang berfungsi normal di kedua arah, baik arah Jakarta maupun arah Bandung.

Penampakan sisi Tol Cipularang KM 118+600 setelah diperbaiki
Penampakan sisi Tol Cipularang KM 118+600 setelah diperbaiki (ISTIMEWA)

"Pendukung keamanan juga kami memasang rambu-rambu, penyiagaan petugas pengamanan dan petugas pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian," kata Pratomo.

Cuti Bersama Lebaran Bisa Saja Dimajukan Jadi Juli, Tapi Ada Syaratnya

Selain pada ruas jalan tol, pihaknya sudah melakukan di sekitar area permukiman warga yang terdampak longsor seperti perbaikan saluran air, bantuan perbaikan rumah, serta bantuan sewa rumah.

"Alhamdulillah semuanya sudah selesai dilakukan dan saat ini arus lalu lintas dan permukiman warga sudah kembali normal," ucapnya. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved