Jumat, 1 Mei 2026

Di Tengah Pandemi Covid-19, Aico Energi Terus Kembangkan Pasar LNG

Pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai sumber energi di Indonesia terus digencarkan.

Tayang:
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
ILUSTRASI: Pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai sumber energi di Indonesia terus digencarkan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai sumber energi di Indonesia terus digencarkan.

Karena LNG memiliki kegunaan secara praktis bisa menjadi bahan bakar kendaraan, industri, pembangkit listrik serta bahan baku pembuatan pupuk.

Selain itu LNG tidak mudah terbakar dan mudah untuk diangkut.

PLN Berhasil Energize Diameter 5 dan Diameter 6 Extension GITET 500 kV Bandung Selatan

"LNG merupakan energi yang ramah lingkungan, karena itu LNG terus kita kembangkan pemanfaatannya terutama di kalangan industri," kata CEO PT Aico Energi, Ainun Rochani melalui pesan elektronik, Kamis (14/5/2020).

Ia mengatakan, saat ini Aico Energi menggarap market di Kawasan Industri Makassar (KIMA).

Kawasan ini tercatat menjadi kawasan indistri pertama di Makassar yang memanfaatkan LNG sebagai sumber energi.

"Aico Energi sejak tahun 2014 konsisten mengembangkan market LNG Domestik dari mulai Industri Balikpapan, lanjut ke Ambon, Bali sampai Makassar sekarang terus mengembangkan LNG sebagai Virtual Pipeline untuk kebutuhan industri bekerjasama dengan PT Pertagas Niaga," kata lelaki yang juga Ketua Kompartemen Industri Gas Bumi dan Perminyakan Bidang 3 Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) ini.

Langkah awal ini, kata Rochani, diharapkan akan disusul oleh tenant lainnya di dalam KIMA dan juga pelaku usaha industri lain di Makassar.

Pihaknya juga melihat pertumbuhan industri di Makassar terus meningkat dari waktu ke waktu.

Sebanyak 100 MMBTU LNG saat ini dipasok ke KIMA setiap harinya dan digunakan untuk bahan bakar insirenator.

Suplainya akan menggunakan filling station PT Badak NGL di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). LNG tersebut kemudian dikemas dalam isotank yang kemudian diantarkan ke Makassar.

"Penggunaan LNG juga akan dapat membantu pelaku industri untuk melakukan efisiensi. Selain lebih ramah lingkungan sehingga infrastrukturnya terjaga, LNG juga dapat menghemat biaya hingga 10 hingga 20 persen," katanya. (siti fatimah)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved