Tanpa Kedua Kaki Jualan Makanan Ringan di Bandung, Inilah Acep Pemuda Tangguh dari Tasikmalaya

Video seorang pemuda disabilitas berjualan makanan ringan di sebuah jalan di Kota Bandung saat ini tengah viral.

tribunjabar/firman suryaman
Acep Yunus Imanudin 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Video seorang pemuda disabilitas berjualan makanan ringan di sebuah jalan di Kota Bandung saat ini tengah viral.

Dalam video itu, pemuda yang tak memiliki kedua kaki ini, berjalan dengan kedua tangannya sambil menarik boks plastik berisi dagangannya.

Pemuda itu tak lain adalah Acep Yunus Imanudin (25), warga Kampung Aboh RT 05 RW 01 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Di sekitar tempat tinggalnya, Acep bergaul seperti biasanya. Bahkan ia termasuk pemuda yang supel. Tetangga sebayanya pun tak canggung berteman dengan Acep.

Tak Hanya Flea Red Hot Chili Peppers, Tom Morello Pun Ikut-ikutan Kepoin Band Metal Tiga Cewek Garut

Acep Yunus Imanudin 2
Acep Yunus Imanudin 2 (tribunjabar/firman suryaman)

Acep mengaku berjualan makanan ringan sejak tahun 2016, dan ia tidak merasa malu dan minder memiliki tubuh tidak sempurna seperti itu.

"Saya tidak malu dan minder. Buat apa, toh Allah sudah memberikan yang terbaik buat saya, walau seperti ini," kata Acep, saat ditemui di rumahnya, Minggu (10/5/2020).

Acep menuturkan, awalnya ia hanya memiliki modal usaha Rp 50.000. Saat itu ia membuat puluhan bungkus keripik singkong buatan ibunya.

Kemudian ia mulai memasarkan produk ibunya itu di sekitar Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Diluar dugaan, dagangannya laku dan tidak terlalu lama sudah habis.

"Dari situ saya terus berupaya mengembangkan usaha. Termasuk dengan cara berjalan sambil menarik boks plastik berisi dagangannya. Boks tersebut sudah diberi roda di bawahnya sehingga tidak seret," ujar Acep yang anak bungsu dari tujuh bersaudara ini.

Resep Es Pisang Ijo dan Pisang Goreng untuk Menu Buka Puasa Ramadhan Hari Ini

Ditanya kenapa sampai bisa jualan di Bandung, menurut Acep hanya ingin menambah pengalaman. Ia berangkat dan pulang naik bus. Sementara barang dagangannya pun dibawa di ruang bagasi bus.

"Itu video sudah agak lama. Sebelum ada wabah Covid-19. Ada yang beli tapi sambil memvideokan saya," kata Acep sambil tersenyum.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved