Terapkan PSBB, Sejumlah Jalan Tikus Antar Kabupaten Ditutup
Ketatnya penjagaan Pos Cek Poin Perbatasan antar kabupaten, membuat sebagian pemudik menggunakan jalur tikus demi bisa bertemu dengan sanak keluarga.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Telah dimulainya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Majalengka, membuat sejumlah pejabat pemangku kebijakan mengambil sikap untuk mengamankan perintah.
Demi kenyamanan dan keamanan selama penerapan program tersebut, petugas gabungan dari unsur TNi-Polri dan instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka melakukan beberapa langkah pencegahan.
Hal itu guna mengantisipasi peneybaran virus Corona di wilayah Majalengka.
Seperti yang dilakukan oleh aparat gabungan di perbatasan Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu.
Ketatnya penjagaan Pos Cek Poin Perbatasan antar kabupaten, membuat sebagian pemudik menggunakan jalur tikus demi bisa bertemu dengan sanak keluarga.
Hal ini langsung diantisipasi oleh Muspika Ligung dengan menutup semua akses perbatasan antar kabupaten.
Semua ruas yang biasa digunakan pemudik dengan sebutan jalur tikus, seperti perbatasan Desa Kedungkencana, Kecamatan Ligung yang berbatasan langsung dengan wilayah Indramayu.
• Profil Legenda Persib: Cecep Supriatna Hanya Bela Dua Tim dalam Karier Profesionalnya
Dan, Desa Kedungsari yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Cirebon ditutup total.
Semua kendaraan khususnya roda empat dilarang melintas serta semua kendaraan di arahkan satu pintu melalui ruas jalan perbatasan Desa Ampel.
Camat Ligung, Maman Komarudin didampingi Danramil, Kapten Sugito dan Kapolsek Ligung, Iptu Umang langsung terjun dalam penutupan jalur tikus di dua lokasi tersebut.
"Seluruh wilayah di Jawa Barat resmi memberlakukan PSBB, dari itu untuk mencegah hilir mudik pengendara khususnya roda empat, maka jalur perbatasan yang biasa dikenal dengan sebutan jalur tikus kami tutup. Semua diarahkan satu pintu yakni di perbertasan Desa Ampel," ujar Maman, Kamis (7/5/2020).
• Profil Legenda Persib: Cecep Supriatna Hanya Bela Dua Tim dalam Karier Profesionalnya
Disampaikannya, penutupan jalur tikus ini agar semua kendaraan pengendara dari luar wilayah Majalengka bisa terkontrol.
Baik kesehatan pengemudi maupun asal usul pengendara dan maksud tujuannya.
"Di pos perbatasan Ampel semua petugasnya komplit, mulai dari kepolisian, TNI, satpol PP, tim medis dan petugas yang lainnya. Jadi semua pengendara akan diperiksa, yang tidak bermasalah silakan memasuki wilayah Majalengka, namun bagi pengendara yang tidak mematuhi protokol pencegahan Covid-19, maka yang bersangkutan di suruh putar arah," ucapnya.
• PSBB Hari Kedua di Ciamis, Kapolres dan Dandim Datangi Pasar Subuh dan Pasar Manis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/muspika-ligung-kabupaten-majalengka-tutup-jalur-tikus-diwilayahnya.jpg)