Breaking News:

PSBB Jabar

Dishub Jabar Antisipasi Modus Pemudik Menggunakan Kendaraan Barang dan Ambulans

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari, mengatakan pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat

TRIBUN JABAR/NAZMI ABDURRAHMAN
KEPALA Dishub Jabar, Hery Antasari 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari, mengatakan pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat, pihaknya di antaranya akan fokus melakukan pemeriksaan terhadap berbagai kendaraan pengangkut barang atau bahkan kendaraan yang diperbolehkan beroperasi selama PSBB.

Selama ini, katanya, ditemukan sejumlah kendaraan pengangkut logistik atau kendaraan lain yang diperbolehkan beroperasi selama PSBB, bahkan ambulans, malah mengangkut para pemudik.

Dengan adanya larangan mudik, katanya, maka modus-modus mudik menjadi tidak konvensional lagi. Pemudik nekat idak menggunakan kendaraan umum secara terbuka, tidak menggunakan kendaraan pribadi, dan tidak menggunakan bus.

PSBB Jabar, di Kota Bandung Boleh Naik Motor Boncengan Asal Satu Alamat

"Akan tetapi menggunakan modus-modus yang memerlukan adanya pengamatan khusus dari petugas di lapangan, seperti misalnya menggunakan kendaraan ambulans, menggunakan kendaraan yang tidak lazim dipakai penumpang, kendaraan barang, kemudian juga yang menggunakan fasilitas kendaraan pribadi yang memang si pengemudinya memiliki dispensasi karena bergerak di kegiatan yang dikecualikan," kata Hery di Gedung Sate, Selasa (5/5/2020).

Kementerian Perhubungan sendiri, katanya, menyatakan masih ada sekitar 28 persen warga yang akan melakukan mudik, sedangkan sebagiannya sudah melakukan mudik.

VIDEO-H-1 PSBB, Para Pengendara Diberhentikan Diperingatkan Secara Humanis dan Diberi Imbauan

"Kita sudah antisipasi. Kepolisian sudah sangat paham, kami sudah sangat paham, banyak sekali modus-modus yang bisa kita identifikasi secara visual di lapangan dan tindakan apa yang akan dilakukan, yang sudah dilakukan, dan akan terus dilakukan. Adalah dengan mengembalikan para pemudik itu ke tempat asalnya," katanya.

Selama PSBB, katanya, telah ada ribuan kendaraan yang diputar balik supaya tidak mudik. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved