Viral, Tak Terima Ditegur Sopir Pikap Malah Tampar Petugas SPBU Perempuan, Ini yang Terjadi
Seorang perempuan yang bertugas di SPBU Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjadi korban penganiayaan, Jumat (1/5/2020).
TRIBUNJABAR.ID - Seorang perempuan yang bertugas di SPBU Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjadi korban penganiayaan, Jumat (1/5/2020).
Korban yang bernama Yeni Nur Oktaviani (24) ditampar oleh sopir kendaraan pikap, berinisial CU (42) saat pelaku hendak mengisi BBM.
Penganiayaan ini sempat terekam di kamera pengawas yang terpasang di sudut atas pom bensin.
Videonya pun beredar di media sosial dan diperbincangkan warga Pangandaran.
• PSBB Jabar Disetujui Menkes, 27 Kabupaten/Kota di Jabar Kompak PSBB, Mulai Diterapkan Rabu 6 Mei
"(Pelaku) Masuk jalur salah. (Dispenser) itu khusus untuk sepeda motor," jelas Yeni saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (2/5/2020).
Dia menjelaskan, saat itu pikap yang dikendarai pelaku masuk di jalur khusus sepeda motor.
Kepada pelaku Yeni berkata, mobil mengisi BBMnya di depan.
"Di sini sempit, bukan jalur mobil. (Dispenser) di depan juga kosong," kata Yeni.
Saat ditegur karena salah jalur, lanjut Yeni, pelaku mengatakan bahwa konsumen bebas mengisi BBM di mana pun.
Ditegur, turun dari pick up, lalu menampar petugas Pelaku yang bekerja sebagai sopir pengangkut kayu ini lalu turun dan menampar Yeni satu kali.
"Dia lalu berkata kasar. Saya menegur karena perusahaan punya aturan (dalam mengisi bensin)," kata Yeni.
Sesaat setelah itu, rekan-rekan Yeni berdatangan dan melerainya.
Pelaku kemudian pergi dari SPBU tanpa mengisi BBM dahulu.
Yeni kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Parigi. Dia lalu menjalani visum di puskesmas setempat.
Korban malah iba dengan kondisi pelaku...
Peristiwa penganiayaan itu akhirnya diselesaikan dengan kekeluargaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan_20180523_133548.jpg)