Feature
VIDEO-Kisah Perjuangan Ujang, Guru di Garut Selatan, Keliling Rumah Murid Saat Masa Belajar di Rumah
Cerita Ujang guru di Garut selatan yang keliling rumah murid saat masa belajar di rumah.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Meski siswa sekolah harus belajar di rumah saat wabah corona, guru di pelosok Garut selatan ini tetap memberi pelajaran.
Ia memilih mendatangi rumah muridnya untuk mengajar.
Sosok guru teladan ini patut ditiru.
Ujang Setiawan Firdaus (50), guru SDN Purbayani 1, Kecamatan Caringin tak ingin muridnya berleha-leha selama aktivitas belajar di rumah.
Ia khawatir muridnya malah banyak bermain ketimbang belajar.
Sejak pekan pertama sekolah ditutup akibat wabah corona, Ujang memutuskan untuk datang ke rumah muridnya.
Tekadnya satu, agar muridnya tetap mendapat hak untuk belajar.
"Soalnya di sini terkendala kalau belajar online. Tidak semua anak punya HP android. Kalau punya juga yang orang tuanya dan bingung cara pakainya," ujar Ujang saat
dihubungi, Jumat (17/4/2020).
Dengan segala keterbatasan fasilitas, tak memupus semangat Ujang untuk mengajar.
Apalagi murid kelas 5 yang diajarnya, sudah sangat merindukan sekolah.
"Anak-anak kangen belajar di sekolah. Bisa ketemu guru dan teman. Minimal dengan saya ngajar ke rumah mereka, bisa mengobati kerinduan untuk belajar," katanya.
Ujang yang mengajar kelas V SD itu setiap hari rutin datang ke rumah muridnya.
Total ada 45 murid yang harus diajarnya.
Ia membagi ke dalam beberapa kelompok untuk memudahkan tugasnya.
"Murid saya tinggal di enam kampung. Ada yang dua, enam di sekampung itu. Jadi kalau tinggalnya sekampung, dikumpulkan di satu rumah. Pas selama enam hari itu untuk