Bantu Pemkab Bandung Tangani Covid-19, Baznas Buka Layanan Zakat Online
Organisasi yang sangat membantu peran Pemkab Bandung dalam percepatan penanganan Covid-19, salah satunya adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)
TRIBUNJABAR.ID - Kebijakan pemerintah untuk memberlakukan pembatasan sosial dan fisik (social and physical distancing) dengan aktivitas 'Di Rumah Saja', tentu dilakukan untuk melindungi dan menjaga kesehatan serta keselamatan seluruh masyarakatnya di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), tidak terkecuali di Kabupaten Bandung.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana mengatakan, dengan terhenti atau berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah, membuat beberapa kalangan terkena dampak.
"Antara lain pedagang kecil di lingkungan sekolah, pedagang asongan, tukang ojek, pengemudi taksi, pedagang di kawasan wisata, atau usaha lain yang bergantung pada penghasilan harian. Mereka ikut terdampak secara sosial dan ekonomi akibat wabah ini," ucap Aspem Kesra di Ruang Kerjanya di Soreang, Senin (13/4/2020).
Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menanggulangi permasalahan tersebut.
"Namun tentunya, kami tidak bisa bergerak sendiri. Perlu dukungan dari berbagai elemen masyarakat, baik lembaga, instansi, perusahaan maupun komunitas yang bergerak di bidang sosial," kata Ruli Hadiana.
Organisasi yang sangat membantu peran pemkab dalam percepatan penanganan covid-19, kata Ruli, salah satunya adalah Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas) Kabupaten Bandung.
"Kami akui, pergerakan jajaran Baznas sejak mewabahnya covid-19 di Indonesia, cukup baik. Tidak hanya di bidang ekonomi dan keagamaan saja namun juga aktif di bidang kesehatan," kata Ruli.
Ditemui terpisah, Ketua Baznas Kabupaten Bandung H. Dudi Abdul Hadi mengungkapkan, hingga tanggal 7 April lalu, jajarannya telah melakukan kegiatan di 293 titik, 137 lokasi, 14 kecamatan.
"Kami melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitizer, masker dan multivitamin di sekolah, yayasan, masjid, mushala, madrasah, pondok pesantren maupun pangkalan ojek," ungkap Ketua Baznas.
Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi pembatasan sosial dan fisik serta Pola Hidup Bersih dan Sehat di lokasi kegiatan tersebut.
Termasuk juga kegiatan pemasangan tempat cuci tangan, dispenser sabun dan pembersihan lingkungan.
"Kami juga mensosialisasikan kepada warga di lokasi-lokasi tersebut, untuk senantiasa mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap di rumah saja. Juga tidak lupa untuk meningkatkan amal ibadah dengan memperbanyak do'a, meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar kondisi ini cepat berlalu," urai Dudi.
Di tengah pandemi, lanjut Dudi, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan bidang ekonomi. Antara lain pembagian bahan kebutuhan pokok, program magang atau cash for work, pemberdayaan usaha produktif dan pemberian modal usaha.
"Ini kami berikan kepada fakir miskin dan rentan miskin. Seperti pekerja yang sudah tidak lagi bisa bekerja, pengusaha warung kecil atau pedagang kecil terdampak," lanjut Dudi.
Peran utama Baznas sebagai pengumpul Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS), juga tidak luput dari inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam pembayarannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bantu-pemkab-bandung-tangani-covid-19-baznas-buka-layanan-zakat-online-1.jpg)