Ada Pembatasan Aktivitas di Luar Rumah, Kualitas Udara di Kota Bandung Membaik
Ada perbaikan kualitas udara di Kota Bandung sejak berlakunya pembatasan aktivitas di luar rumah.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG-Jalan Ir H Juanda atau kawasan Dago Kota Bandung ditutup sementara oleh Satlantas Polrestabes Bandung. Di sejumlah jalan lainnya di sekitar Dago, seperti Taman Sari relatif lengang.
Sebelum pandemi virus corona melanda, kawasan Dago merupakan jalan yang tak pernah tidak sepi. Selalu ada antrian kendaraan di traffic light.
Bisingnya suara mesin dan laju kendaraan jadi keseharian di jalan itu. Belum lagi, hilir mudik kendaraan ke pertokoan, cafe dan perkantoran di kawasan itu.
Pantauan Tribun, Minggu (12/4/2020), meski jalan ditutup, sejumlah pengendara sepeda tampak leluasa. Nyaris tidak terdengar suara kendaraan karena sama sekali tidak ada kendaraan bermotor yang melintasi jalan tersebut.
Saking sepi dari kendaraan bermotor, suara tongeret, jenis hewan serangga tampak terdengar nyaring. Maklum saja, pohon-pohon besar berdiri di Jalan Ir H Juanda dan sekitarnya hingga Jalan Tamansari.
Pengendara sepeda, Toni (30) mengatakan ia menggowes sepedanya dari Astana Anyar menuju kawasan Dago atas sejak pukul 06.30 dan turun sekira pukul 10.30 melintasi Jalan Ir H Juanda.
• Ojol Sudah Boleh Angkut Penumpang Lagi tapi Harus Patuhi Syarat Ini agar Cegah Penularan Covid-19
"Sepi banget, enggak ada suara mesin kendaraan. Yang terdengar, tadi samar-samar dengar seperti suara tongeret di pohon. Jarang-jarang bisa dengar suara di Dago," ujar Toni, saat bertemu di persimpangan Jalan Cikapayang.
Hal senada dikatakan Yosef (36) warga Jalan Mohammad Toha yang bersepeda ke kawasan Dago atas kemudian melintasi Jalan Ir H Juanda.
"Waas kang jalan Dago sesepi ini. Dari ujung ke ujung lengang. Hanya suara angin dan gowesan sepeda aja yang terdengar. Mungkin ini salah satu hikmah di balik pandemi, udara kita jadi bersih," katanya.
• PMI Indramayu Buka Layanan Donor 24 Jam Nonstop, Demi Penuhi Kebutuhan Darah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Bandung, Dr Kamalia Purbani, MT menyebut ada perbaikan kualitas udara di Kota Bandung sejak berlakunya pembatasan aktivitas di luar rumah.
"Berdasarkan Indeks Standar Kualitas Udara (ISPU), rata-rata kualitas udara dalam kategori BAIK." ujar Kamalia, belum lama ini.
Ia menerangkan, kategori baik yakni dalam rentang 0-50 yang berarti tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek negatif.
• Anak Korban Memaksa Evakuasi Sendiri Mayat Kakek yang Hilang di Sungai, Langsung Dihentikan Petugas
"Baik bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika," katanya.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pencegahan Pencemaran Lingkungan, Ir Fiziarita menambahkan, Pemkot Bandung memasang lima alat pemmantau kualitas udara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jalan-dago-kosong.jpg)