Virus Corona di Jabar

Dapat Bantuan dari Sejumlah Pemda, IPDN Gelar Rapid Test Covid-19

Untuk mengetahui kondisi kesehatan di lingkungan kampus di tengah wabah Covid-19, IPDN melakukan rapid test pada para praja dan ASN di lingkungan kamp

DEYTRI ROBEKKA ARITONANG
Halaman depan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Hingga saat ini, Jumat (10/4/2020), wabah Covid-19 masih menghantui sebagian wilayah di Indonesia, salah satunya di Jawa Barat.

Untuk mengetahui kondisi kesehatan di lingkungan kampus di tengah wabah Covid-19, IPDN melakukan rapid test pada para praja dan ASN di lingkungan kampus.

IPDN mendapatkan bantuan sebanyak 2.347 alat rapid test.

Pak RT Menangis, Minta Maaf, Warganya Menolak Pemakaman Jenazah Perawat Kena Covid-19

Hal ini dibenarkan Rektor IPDN, Hadi Prabowo, ketika ditemui saat berbagi sembako di Kantor Desa Cibeusi.

"Atas bantuan Gubernur Jabar, sudah selesai memang ada di Jatinangor kami menerima bantuan zebanyak 2347 rapid test," ujarnya.

Hadi Prabowo mengatakan, pihak IPDN sebelumnya ingin melakukan rapid test secara mandiri, namun karena satu dan lain hal tidak dapat dilakukan.

"Ternyata barangnya masih tertahan di China," ujarnya.

Tak hanya dari Jawa Barat, bantuan rapid test pun datang dari beberapa pemerintah daerah lainnya.

Hadi Prabowo mengatakan, bantuan alat rapid test di antaranya didapatkan dari DKI Jakarta dan Sumatera Barat.

"Syukur alhamdulillah mendaat bantuan dari Gubernur DKI Jakarta lewat Sekdanya sebanysk 500 (buah), yang Sumatera Barat juga memperoleh bantuan dari Gubernur Sumatera Barat lewat Sekdanya sebanyak 550 buah," ujarnya.

Smartfren Meluncurkan CloudTalk, Sistem Telepon Bisnis Berbasis Cloud yang Dapat Diakses Dimana Saja

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved