25 Ribu Karyawan Dirumahkan Dampak Tak Beroperasinya Ratusan Hotel

Dampak meluasnya penyebaran virus korona di Indonesia melemahkan berbagai sektor, salah satunya bisnis perhotelan.

Tribun Jabar/Siti Masithoh
Sejumlah wisatawan sedang menyusuri Jalan Braga, Kota Bandung, tahun lalu, saat pandemi corona belum mewabah. Kini jumlah kunjungan wisatawan ke Bandung menurun drastis sehingga berpengaruh terhadap okupansi hotel. Dampak pandemi covid-19 ini membuat bisnis perhotelan merosot drastis sehingga ribuan pekerja terpaksa dirumahkan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dampak meluasnya penyebaran virus korona di Indonesia melemahkan berbagai sektor, salah satunya bisnis perhotelan.

Hotel-hotel yang biasanya selalu penuh kini mulai sepi. Puluhan hotel di Bandung pun akhirnya memilih menutup sementara operasional hotel hingga waktu yang belum ditentukan.

Tapi ada juga yang masih buka beroperasi.

Seperti ketika Tribun menyambangi salah satu hotel di pusat Kota Bandung.

Meski masih beroperasi tapi tak banyak tamu yang menginap, Selasa (7/4/2020).

Akses pintu utama hotel itu tak dijaga petugas keamanan.

Di meja resepsionis hanya tampak seorang staf perempuan mengenakan masker, sesekali membuka ponselnya kemudian kembali mengecek layar monitor.

"Kami masih beroperasi tapi tapi sebagian karyawan dirumahkan sementara. Untuk pelayanan tamu masih ada beberapa pegawai, tapi tidak semua pegawai masuk," ujar perempuan di resepsionis itu.

Tamu yang menginap, kata dia, tidak ada yang dari luar kota. Semuanya mayoritas asal Bandung Raya.

Umumnya mereka ingin tenang dan menginap di hotel di tengah suasana wabah," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Oktora Veriawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved