Respon Kebutuhan APD RSUD Sumedang, Ridwan Kamil Sebut Dapat Bantuan dari Jack Ma
Dony mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun langsung bergerak cepat begitu keluhan akan kebutuhan APD dan masker bedah di rumah sakitnya
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, langsung merespon kebutuhan darurat alat pelindung diri (APD) dan masker bedah di RSUD Kabupaten Sumedang seperti yang disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Dony mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun langsung bergerak cepat begitu keluhan akan kebutuhan APD dan masker bedah di rumah sakitnya disampaikan, Kamis (2/4/2020).
“APD dan masker untuk tenaga kesehatan di RSUD Sumedang yang terbatas langsung direspon Gubernur Jabar, Pak Ridwan Kamil. Saya mendapat telepon langsung,” katanya saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).
• Tangani Pasien Covid-19, RSUD Sumedang Kekurangan APD dan Berharap Ada Bantuan
Menurutnya, bantuan untuk mengisi kekurangan APD dan masker tersebut akan mulai disalurkan ke RSUD Sumedang oleh Pemprov Jabar, Jumat (3/4/2020).
Sebelumnya, Dony mengatakan bahwa ketersediaan APD di RSUD Sumedang hanya sampai 2 minggu. Pihaknya juga mencatat masker bedah hanya tersedia untuk 4 hari.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan pihaknya akan berupaya mengatasi kebutuhan-kebutuhan APD di daerah lewat sejumlah bantuan dari pihak luar yang baru diterima Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Khusus untuk Sumedang, pihaknya sudah menyiapkan bantuan 500 APD, dan masker sebanyak 5.000 unit.
Terbaru, pihaknya baru saja mendapat bantuan sejumlah masker, alat tes Covid-19, dan APD.
Ia mengatakan bahwa sebagian besar bantuan tersebut berasal dari sumbangan pengusaha dan pendiri Alibaba Group, Jack Ma.
Ridwan Kamil merinci bantuan tersebut antara lain APD 9.500 unit, swab test kit 5.000 unit, masker N95 2.500 unit, masker bedah 75.000 unit, medical gloves 3.000 unit, disposable cap 7.500 unit, dan disposable shoes cover 500 pasang.
Jawa Barat, menurutnya, memerlukan sekitar 30 ribu APD untuk tenaga medis.
“Kami hanya punya sisa 800 APD itu dari sisa pengiriman minggu lalu oleh BNPB dan lainnya yang totalnya 15 ribu. Mohon bantuan APD 30 ribu untuk seminggu ke depan," katanya.
• Warga KBB yang Merantau Diminta Tunda Mudik Lebaran, Nekat Mudik Akan Diawasi di Terminal
• Nasih Tragis Ayah di Cianjur, Buta Sejak Kecil, Diancam Dibunuh Anak dan Kini Rumahnya Dibakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rsud-sumedang.jpg)