Anak Bakar Rumah Orangtua

Nasib Tragis Ayah di Cianjur, Buta Sejak Kecil, Diancam Dibunuh Anak dan Kini Rumahnya Dibakar

Mereka cukup prihatin dengan keadaan A yang tak bisa melihat ditambah penderitaannya saat ini karena rumahnya dibakar.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kebakaran rumah di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Kamis (2/4/2020) 
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sungguh malang nasib A, warga Kampung Panagan RT 03/02, Desa Sukaraharja,  Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Hidup dalam kondisi memprihatinkan, A mengalami nasib tragis karena diancam akan dibunuh anaknya.
A, yang mengalami buta sejak lahir, lantas melarikan diri karena takut dibunuh sang putra.
Sialnya, sang putra mengalihkan kekesalan dengan membakar rumah mereka yang hanya rumah sederhana.
Berikut kisahnya.
Kondisi A (70) sang ayah yang rumahnya dibakar oleh anaknya sendiri ternyata sudah mengalami kebutaan sejak kecil.

Meski tak bisa melihat ia tetap bekerja serabutan dan buruh tani di kampungnya.

Kondisinya cukup prihatin karena harus tinggal di rumah panggung dan hasil dari buruh hanya cukup untuk makan sehari-hari untuk anak dan istrinya.

Terbakarnya rumah A sangat disayangkan oleh para tetangganya.

Mereka cukup prihatin dengan keadaan A yang tak bisa melihat ditambah penderitaannya saat ini karena rumahnya dibakar.

Kepala Desa Sukaraharja, Saefuddin, mengatakan, ia akan menjemput A di persembunyiannya di Campaka dan sementara akan disuruh tinggal dengan kerabatnya.

"Di kampung ini ada adiknya, sementara akan disuruh tinggal di sana," kata Saefuddin.

Ia mengatakan, sebelum membakar rumah orangtuanya, M (27), sempat mengancam akan membunuh A (70), ayahnya sendiri.

A sempat kabur ke daerah Kecamatan Campaka karena takut dibunuh anaknya itu.

"Jadi saat rumahnya dibakar, A sedang tidak berada di rumah, ia kabur ke daerag Kecamatan Campaka karena diancam akan dibunuh," ujar Saefuddin yang akrab disapa H Abo melalui sambungan telepon, Jumat (3/4/2020).

Diberitakan sebelumnya, entah apa yang merasuki pikiran seorang remaja di Cianjur ini, hingga tega membakar rumah orangtuanya sendiri yang telah tulus mencintainya sejak kecil.

Belakangan diketahui sang remaja gelap mata diduga kesal karena tak kunjung dikasih uang.

Kisah tersebut terjadi di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Sukaraharja,  Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolsek Cibeber AKP Joni Willem mengatakan, pembakaran rumah tersebut dilakukan oleh M (27) yang merupakan anak kandung dari A (72).

"Pelaku merasa kesal dibohongi oleh orang tuanya yang menjanjikan akan diberikan sejumlah uang," kata Kapolsek, Jumat (3/4/2020), di Cianjur.

Kapolsek mengatakan, pelaku membakar rumah yang ditempatinya dengan cara membakar dua karung kapas pohon randu yang ada di rumah panggung berukuran 5 x7 meter itu.

"Meski tidak menimbukan korban jiwa, namun orangtuanya mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta," kata Kapolsek.

Pelaku tak melakukan perlawanan berarti saat beberapa petugas mencarinya, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Cibeber.

"Pelaku sudah kami amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya," ujarnya.

Warga yang melihat rumah korban terbakar langsung bergotong-royong memadamkan api.

Rumah Dibakar Anak 

Entah apa yang merasuki pikiran seorang remaja di Cianjur ini, hingga tega membakar rumah orangtuanya sendiri yang telah tulus mencintainya sejak kecil.

Belakangan diketahui sang remaja gelap mata ini diduga kesal karena tak kunjung dikasih uang.

Kisah tersebut terjadi di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

 Dilaporkan Hilang, Kakek di Sumedang Ditemukan Tewas, Tangan Kanan Masih Pegang Sabit

Kapolsek Cibeber AKP Joni Willem mengatakan, pembakaran rumah tersebut dilakukan oleh M (27) yang merupakan anak kandung dari A (72).

"Pelaku merasa kesal dibohongi oleh orang tuanya yang menjanjikan akan diberikan sejumlah uang," kata Kapolsek, Jumat (3/4/2020), di Cianjur.

 Ratusan Napi akan Dibebaskan, 31 Bebas Lebih Awal, Cegah Penyebaran Corona di Lapas Cianjur

Kapolsek mengatakan, pelaku membakar rumah yang ditempatinya dengan cara membakar dua karung kapas pohon randu yang ada di rumah panggung berukuran 5 x7 meter itu.

"Meski tidak menimbukan korban jiwa, namun orangtuanya mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta," kata Kapolsek.

Pelaku tak melakukan perlawanan berarti saat beberapa petugas mencarinya, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Cibeber.

"Pelaku sudah kami amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya," ujarnya.

Warga yang melihat rumah korban terbakar langsung bergotong-royong memadamkan api. (fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved