Mulai 2 April, Orang Asing Dilarang Masuk atau Transit di Indonesia, Imbas Covid-19

"Larangan ini berlaku untuk seluruh orang asing dengan enam pengecualian," ujar Yasonna Laoly dalam siaran pers, Selasa (31/3/2020).

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Mulai 2 April ini orang asing dilarang masuk atau transit di wilayah Indonesia untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Larangan orang asing masuk atau transit di Indonesia itu termuat dalam Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Langkah itu diambil setelah mencermati perkembangan kasus Covid-19 yang telah mewabah di lebih dari 150 negara, termasuk Indonesia.

Menkumham Yasonna Laoly menyebut larangan tidak berlaku untuk semua orang asing karena masih ada yang dikecualikan.

"Larangan ini berlaku untuk seluruh orang asing dengan enam pengecualian," ujar Yasonna Laoly dalam siaran pers, Selasa (31/3/2020).

Kalung Virus Shut Out yang Diklaim Bisa Cegah Corona Ternyata Penipuan, Begini Penjelasan Ahlinya

Ika Melahirkan di Tepi Jalan di Tasikmalaya, Polisi Aiptu Endang pun Jadi Bidan Dadakan

Berikut enam pengeculian tersebut:

1. Orang Asing Pemegang Izin Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Tetap;

2. Orang Asing Pemegang Visa Diplomatik dan Visa Dinas;

3. Orang Asing pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Izin Tinggal Dinas;

4. Tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan. Hal ini didasari alasan kemanusiaan (humanitarian purpose);

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved