Breaking News:

Lagi Satu Warga KBB Positif Covid-19, Kali Ini Orang Batujajar, Total Jadi 4 Orang

Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terinfeksi positif virus Corona (Covid-19) terus bertambah

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
ilustrasi, penyemprotan disinfektan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terinfeksi positif virus Corona (Covid-19) terus bertambah, sehingga saat ini totalnya menjadi 4 orang.

Terbaru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengumumkan seorang perempuan lanjut usia warga Kecamatan Batujajar, KBB yang positif terinfeksi virus asal Kota Wuhan Cina tersebut.

Sekertaris Dinkes KBB, Nanang Ismantoro mengatakan, pasien positif itu merupakan ibu dari pasien pria positif Covid-19 asal Batujajar yang juga bagian dari klaster Lembang dan saat ini pasien tersebut dirawat di ruang isolasi RSUD Cililin.

"Anaknya yang positif dirawat di Hasan Sadikin. Kalau ibunya sudah dinyatakan positif juga, dirawat di RSUD Cililin," ujar Nanang saat dihubungi, Senin (30/3/2020).

Ciamis Mulai Besok Pagi Dijaga Ketat, Jika Datang Tidak Punya Tujuan Jelas Bakal Dipulangkan

Awalnya, kata Nanang, pasien tersebut akan rujuk ke rumah sakit rujukan, namun rumah sakit rujukan saat ini sudah penuh, hingga akhirnya pasien itu dirawat dulu di RSUD Cililin.

Menurutnya, pasien yang dinyatakan positif ini kemungkinan terpapar dari anaknya yang mengikuti kegiatan keagamaan di Hotel Lembang Asri yang digelar pada 3 sampai 5 Maret lalu.

"Dari laporan yang kami terima, dilihat dari hasil rontgen, kondisi paru-paru pasien sudah kronis dan paru-parunya sudah terinfeksi berat. Untuk kabar terbarunya, saya belum mendapat laporan lagi," katanya.

Nanang mengatakan, pasien positif Covid-19 di KBB saat ini sudah ada 4 orang dan semuanya berkaitan erat dengan klaster seminar keagamaan di Lembang.

Rumah Zakat Siapkan 135.000 Paket Makanan Siap Santap, Tekniknya Bikin Banyak Orang Terbantu

Dari 4 pasien itu di antaranta 2 pasien positif asal Parongpong yang sudah meninggal dunia, 1 dirawat di RSHS dan 1 dirawat di RSUD Cililin. Sementara, 1 pasien masih menunggu hasil swab RSHS Bandung.

"Hasil rapid test masih samar. Makanya kita minta untuk dilakukan swab. Pasien itu merupakan pembantu dari Pendeta asal Parongpong yang meninggal beberapa waktu lalu," kata Nanang.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved