Virus Corona di Jabar

Di Tengah Wabah Corona, Masih Ada Ribuan Pemudik yang Bakal Merapat ke Majalengka

Masih ada ribuan pemudik yang akan tiba di Kabupaten Majalengka dalam beberapa hari ke depan.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pemeriksaan terhadap perantau yang pulang ke Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Masih ada ribuan pemudik yang akan tiba di Kabupaten Majalengka dalam beberapa hari ke depan.

Demikian disampaikan, Kepala UPTD Puskesmas Waringin, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Mulyana Alamsyah, Senin (30/3/2020).

Ia mengatakan, hari ini saja ada sekitar 700 warga dari berbagai daerah di Indonesia tiba di Kabupaten Majalengka.

Kebanyakan, warga yang datang dari daerah yang ada warganya terpapar virus Corona atau Covid-19, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Karawang, Bandung, Tasikmalaya dan daerah lainnya.

"Semalam sudah ada yang datang beberapa, hari ini ada lagi yang datang sekitar 10 bus, ya kemungkinan jumlahnya 700 orang," ujarnya.

Grage Mall dan Grage City Mall Ditutup Mulai 1 April 2020, Swalayan dan Tenant Obat Tetap Buka

Ia mengatakan, kedatang ratusan pemudik itu masih dalam tahap awal.

Pasalnya, dalam beberapa hari ke depan, masih ada ribuan pemudik lainnya yang bakal tiba di Kabupaten yang dijuluki kota angin tersebut.

"Besok ada lagi, sekitar 400 orang, nanti tanggal 3 ada ratusan warga lainnya, pokoknya jumlahnya 3000 ribuan pemudik," ucap Mulyana.

Masih disampaikan Mulyana, kebanyakan dari pemudik merupakan para pedagang kredit yang berasal dari Kabupaten Majalengka.

Mereka terpaksa pulang, karena didatangi oleh aparat desa atau kelurahan setempat untuk segera meninggalkan kota perantauannya.

Bingung Informasi Virus Corona Tinggal Buka WhatsApp, Chatbot WHO dan Kemeninfo akan Beri Penjelasan

"Mereka yang datang wajib di data dan mengikuti prosedur pengecekan protokol kesehatan. Baik yang normal dan mengalami gejala harus diam di rumah selama 14 hari, apalagi nanti yang mengalami gejala akan ditangani lebih lanjut oleh Dinas Kesehatan Majalengka," kata dia.

Hingga kini, ada 11 pemudik yang dinyatakan masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Mereka mengalami gejala batuk, suhu tubuh panas dan sesak napas.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved