Dukun Cabul Sudah Dianggap Seperti Keluarga, Beraksi Bila Suami Korban Tidak Ada di Rumah

Dukun cabul, UJ (55), di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalya sudah dianggap seperti keluarga oleh korban.

Dukun Cabul Sudah Dianggap Seperti Keluarga, Beraksi Bila Suami Korban Tidak Ada di Rumah
Tribunjabar.id/Firman Suryaman
Kedua korban ibu dan anak dimintai keterangan di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Senin (23/3) malam. (Tribun Jabar/Firman Suryaman) 

TRIBUNJABAR.ID - Dukun cabul, UJ (55), di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalya, sebenarnya, sudah dianggap seperti keluarga oleh korban.

Mereka merupakan tetangga. Rumah kontrakan UJ berdekatan dengan rumah korban.

UJ datang ke rumah B (38) dan anaknya M (14) dalam rangka pengobatan.

Ia melakukan pencabulan berkedok pengobatan.

Bila suami B tidak ada di rumah, UJ akan datang.

"Beberapa kali dilakukan di rumah B sendiri, ketika suaminya sedang ke luar rumah," kata UJ di sela pemeriksaan oleh penyidik Unit Perindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (24/3) dini hari.

UJ mengaku sesekali diundang makan bersama.

"Sesekali juga makan bersama. Memang sudah seperti keluarga," ujarnya.

Menurut Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman, tersangka UJ berhasil menggagahi kedua korban hingga belasan kali.

Kronologi Pencabulan

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved