Disdagin Kabupaten Cirebon Semprot Disinfektan di 9 Pasar Tradisional

Penyemprotan disinfektan yang dilakukan Disdagin itu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.

Disdagin Kabupaten Cirebon Semprot Disinfektan di 9 Pasar Tradisional
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas saat menyemprot disinfektan di Pasar Sumber, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Dinas Perdagangan dan Industri ( Disdagin ) Kabupaten Cirebon menyemprot cairan disinfektan ke sejumlah pasar tradisional.

Penyemprotan disinfektan itu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.

Petugas tampak menyemprotkan disinfektan ke los dan ruko para pedagang di pasar tradisional itu.

Bahkan, termasuk ke lantai hingga dinding pertokoan di sekitar pasar tradisional tersebut.

Kepala Disdagin Kabupaten Cirebon, Deni Agustin, didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Eka Hamdani, mengatakan, ada sembilan pasar tradisional yang telah disimprot disinfektan.

Sembilan pasar tradisional itu adalah Pasar Sumber, Pasar Pasalaran, Pasar Jamblang, Pasar Minggu Palimanan, Pasar Batik, Pasar Kue, Pasar Cipejeuh, Pasar Babakan, dan Pasar Ciledug.

Info Penting! Berkerumun di Tengah Wabah Corona Bisa Dipidana, Ini Penjelasan Polisi

Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Ini Penjelasan Ahli Kesehatan Dunia

"Penyemprotan itu untuk mencegah penyebaran virus corona di pasar tradisional," ujar Deni Agustin saat ditemui di Disdagin Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/3/2020).

Ia menyebut sembilan pasar itu milik pemerintah daerah sehingga diprioritaskan untuk disemprot disinfektan.

Penyemprotan desinfektan juga sebagai upaya maksimal dalam memberikan rasa aman.

Dari mulai kepada para pedagang pasar tradisional kepada pengunjung dalam mencegah wabah Covid-19.

"Dimulai dari pasar milik Pemda kemudian ke pasar yang menjadi kewenangan desa-desa di Kabupaten Cirebon," kata Deni Agustin.

Menurut dia, penyemprotan itu dilakukan karena pasar sebagai sentra jual beli tidak mungkin ditutup.

Selain penyemprotan disinfektan, pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun antiseptik.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved