Rabu, 8 April 2026

Rapid Test Virus Corona di Jabar, Siapa Saja yang Didahulukan untuk Tes?

Menurut Bupati Bandung, Dadang Naser, rapid test massal virus corona yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini tidak dilakukan di dalam stadion tapi d

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Tribunjabar/Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil seusai rapat membawas virus corona dengan anggota DPRD Jabar di Gedung Sate, Jumat (13/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Rapid test atau tes cepat massal virus corona di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, untuk masyarakat Bandung Raya akan dilakukan secara drive thru.

Menurut Bupati Bandung, Dadang Naser, rapid test massal virus corona yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini tidak dilakukan di dalam stadion tapi di luarnya.

"Jadi mereka (yang diperiksa) tidak turun dari kendaraannya. Nanti untuk mengatur lalulintasnya itu dibantu Kapolres, Dandim, dan Danlanud," ujar Dadang Naser di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (22/3/2020).

Dadang mengatakan TNI dan Polri akan mengatur antrean berputarnya kendaraan saat rapid test nanti.

"Sepuluh menit nanti sudah tahu hasilnya, apakah positif atau tidak. Yang positif langsung diisolasi dan yang negatif langsung pulang," ujarnya.

Hari ini, 12 Ton Alkes, Termasuk 150 Ribu Alat Rapid Test Virus Corona, dari China tiba di Jakarta

Bekerja di Garda Depan, 3 Dokter dan 1 Perawat Meninggal Setelah Tangani Pasien Covid-19

Sistem drive thru dilakukan untuk memperkecil adanya kontak fisik antarwarga yang melakukan tes di Stadion Si Jalak Harupat.

Menurut Dadang Naser, untuk teknis dan waktu pelaksanaannya dibicarakan di tingkat provinsi pada hari ini, Senin (23/3/2020).

Dadang memaparkan, di Kabupaten Bandung kini terdapat, tiga orang yang positif corona.

"Yang positif corona 3 orang, orang dalam pengawasan 11,  dan yang negatif 4 orang," kata dia.

Di Kabupaten Bandung ada dua rumah sakit rujukan yang memiliki ruang isolasi untuk penanganan kasus virus corona yakni RSUD Ebah Majalaya dan RSUD Cikopo di Cicalengka.

"Untuk yang sekarang (pasien positif corona ) ada di RSHS," ucapnya.

Teknis Tes

Rapid test merupakan metode pemeriksaan untuk melacak infeksi virus SARS-CoV-2 dengan mengambil sampel darah yang akurasinya mencapai 95 persen. Hasil rapid test dapat diketahui dalam waktu sampai 10 menit.

Jika ada warga yang positif COVID-19 dari hasil rapid test, warga tersebut akan dites kembali dengan metode PCR dengan mengambil sampel lendir di hidung dan tenggorokan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved